Calvin Verdonk masuk sebagai pemain pengganti saat Lille takluk 0-3 dari Arsenal pada matchday kedua Liga Champions di Stadion Emirates, London, Rabu (14/10) dini hari WIB.
Verdonk bermain selama 15 menit di pertandingan ini setelah masuk menggantikan Romain Perraud. Rinciannya adalah 12 menit pertandingan di waktu normal plus tiga menit masa injury time babak kedua.
Berdasarkan data platform penyedia statistik Fotmob, Verdonk menyentuh bola sebanyak 16 kali selama 15 menit berada di lapangan. Pemain Timnas Indonesia pertama yang main di Liga Champions ini tercatat melakukan tiga tekel dan satu kali dilewati oleh lawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Verdonk mencatatkan operan sukses sebesar 67 persen. Dari sembilan operan, pemain serba bisa Timnas Indonesia itu melakukan enam operan sukses.
Pemain berusia 29 tahun itu juga memenangi tiga dari empat duelnya dalam pertandingan ini.
Fotmob memberikan nilai 6,2 untuk performa Verdonk. Ini lebih baik dari Perraud yang diberikan nilai 5,7.
Platform penyedia statistik lainnya yakni Whoscored dan Sofascore juga memberikan rating lebih tinggi untuk Verdonk ketimbang Perraud. Whoscored memberikan rating 6,2 untuk Verdonk dan 5,9 untuk Perraud, sedangkan Sofascore memberikan nilai 6,8 kepada Verdonk lalu rating 6,2 untuk Perraud.
Perraud digantikan oleh Verdonk pada menit ke-78. Saat itu, Arsenal sudah unggul 3-0 berkat gol yang bergantian dijaringkan Jurrien Timber pada menit ke-64, Eberechi Eze (67'), dan Bukayo Saka (71').
Setelah Verdonk masuk ke lapangan, Lille bisa menjaga gawang mereka untuk tidak kembali kebobolan di sisa pertandingan. Namun begitu, ini bukan satu-satunya faktor mengingat The Gunners juga sudah unggul 3-0 ketika itu.
Faktor perbedaan intensitas dan agresivitas permainan Arsenal setelah unggul 3-0 juga patut masuk dalam perhitungan di balik catatan tidak kebobolan Lille memasuki 15 menit terakhir pertandingan.
(jal/jal)