Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau ulang uji coba Timnas Indonesia melawan Yordania akibat serangan rudal di Arab Saudi. Keselamatan pemain jadi prioritas.
Tim arahan John Herdman dijadwalkan menghadapi Yordania pada agenda FIFA Matchday di Stadion Amman Internasional, Yordania, pada 13 November mendatang.
Namun, suasana panas di Timur Tengah membuat PSSI khawatir akan keselamatan pemain. Negosiasi ulang pun terpaksa dilakukan demi terhindar dari risiko serangan rudal yang baru-baru ini menyasar Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada beberapa negosiasi, opsi, apakah Timur Tengah yang sudah menjadi opsi utama kita akan revisi karena situasi. Kan ini panas, kemarin ada serangan dan macam-macam, prihatin," kata Erick Thohir di Balai Kota Solo sebagaimana dikutip dari detik, Senin (12/10).
"Tapi kita masih tunggu seperti apa, karena beberapa kendala di Timur Tengah hari ini cukup mengkhawatirkan. Saya juga mementingkan keselamatan pelatih pemain kita," ujar Erick menambahkan.
Periode FIFA Matchday terdekat akan berlangsung pada 9-17 November mendatang. Jeda internasional kali ini akan digunakan Timnas Indonesia untuk bersiap menatap Piala Asia 2027.
Timnas Indonesia baru saja meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Setelah meraih gelar pertama setelah 35 tahun, Tim Garuda telah merencanakan laga uji coba yang berlangsung di kandang lawan.
Satu lawan yang sudah dipastikan akan dihadapi adalah Yordania. Laga uji coba ini akan berlangsung di Stadion Internasional Amman, 13 November mendatang.
Selain Yordania, Timnas Indonesia masih mencari satu lawan uji coba lainnya. Namun, sejauh ini PSSI belum mengumumkan siapa lawan uji coba kedua yang akan dihadapi anak asuh John Herdman.
Namun, serangkaian laga uji tanding di Timur Tengah tengah dikaji ulang karena situasi panas di wilayah tersebut.
Serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu (10/10) menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya.
Menurut Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi, serangan lain terhadap bandara yang sama terjadi pada Minggu (11/10). Serangan lanjutan ini menewaskan seorang warga Pakistan yang tinggal di Arab Saudi dan melukai 11 orang lainnya.
(jun/jun/sry)