Iraola: Sebelum Kartu Merah, Liverpool Lebih Bagus dari Man City

CNN Indonesia
Senin, 12 Okt 2026 07:36 WIB
Soccer Football - Premier League - Liverpool v Manchester City - Anfield, Liverpool, Britain - October 11, 2026 Liverpool manager Andoni Iraola looks dejected after the match REUTERS/Phil Noble EDITORIAL USE ONLY. NO USE WITH UNAUTHORIZED AUDIO, VIDE
Andoni Iraola buka suara usai Liverpool kalah 0-3 dari Manchester City. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Liverpool Andoni Iraola buka suara setelah timnya menderita kekalahan 0-3 dari Manchester City pada lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, Minggu (11/10).

Iraola menilai jalannya pertandingan berubah drastis setelah Ryan Gravenberch mendapat kartu kuning kedua berbuah kartu merah di menit ke-62.

"Saya rasa analisisnya cukup jelas. Kami memainkan dua pertandingan yang berbeda: satu sebelum kartu merah dan satu lagi setelahnya hingga pertandingan berakhir," kata Iraola dikutip dari laman resmi klub.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut saya, kami merupakan tim yang lebih baik selama 62 menit pertama sebelum kartu merah itu terjadi. Setelah itu, mereka jelas lebih baik daripada kami dan berhasil mencetak gol," kata Iraola menambahkan.

Duel Liverpool vs Man City di Anfield sejatinya berlangsung relatif seimbang sebelum Gravenberch menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Jeremy Doku.

Kehilangan satu pemain menghadirkan petaka bagi tuan rumah. Erling Haaland berhasil membuka keunggulan Man City hanya tiga menit setelah Gravenberch diusir dari lapangan.

Doku kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-68, sebelum Rayan Cherki memantapkan kemenangan tim tamu dengan skor 3-0 pada menit ke-78.

Meski demikian, Iraola tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Liverpool yang sudah berjuang keras, terutama setelah harus tampil dengan 10 pemain.

"Saya rasa para pemain pantas mendapat pujian hari ini karena mereka telah memberikan segalanya. Para pendukung juga tampil fantastis, sebelum pertandingan, selama pertandingan, dan setelahnya," ujar Iraola.

"Atmosfer dan perasaan yang kami rasakan hingga momen tersebut sangat positif. Mungkin itu merupakan periode terbaik kami, ketika kami menciptakan peluang dan bermain dengan penuh keyakinan. Tentu saja, ketika Anda kalah 0-3, hal itu tidak banyak berarti, tetapi menurut saya momen tersebut tetap penting," tutur Iraola.

Kekalahan ini jelas menjadi hasil mengecewakan bagi Liverpool. Mereka harus rela turun ke peringkat kesembilan dengan raihan sembilan poin.

Sebaliknya, kemenangan ini semakin mengukuhkan Man City di puncak klasemen. The Citizens kini mengemas 18 poin, hasil dari enam kemenangan beruntun di Premier League.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/abs)