Jorge Martin mengaku puas bisa naik podium ketiga dalam balapan MotoGP Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10).
"Saya yakin akan semakin cepat dalam setiap balapan berikutnya dan merasa tidak lagi kesulitan untuk bersaing serta sangat fokus menghadapi tantangan selanjutnya," ujar Martin setelah balapan.
Martin mengakui rekan setimnya Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez (SuperFile Trackhouse) memiliki kecepatan lebih baik di sejumlah bagian lintasan, sehingga masing-masing menempati posisi pertama dan kedua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembalap asal Spanyol itu memilih mengandalkan kemampuan serta pendekatan balapnya sendiri untuk mengejar kecepatan kedua rival tersebut.
Menurut Martinator, julukan Martin, hasil di Mandalika menunjukkan perkembangan positif dalam proses adaptasi dan peningkatan performanya bersama Aprilia guna menjaga kans menjadi juara dunia MotoGP 2026.
Pembalap berumur 28 tahun itu turut menyinggung kegagalannya memanfaatkan peluang meraih kemenangan dalam Sprint Race, pada Sabtu (10/10). Martin sempat memimpin balapan sebelum kehilangan posisi akibat masalah dalam mempertahankan kecepatan dan kesalahan di lintasan saat dua lap terakhir.
Hasil di Pertamina MotoGP Mandalika membuat Martin kembali memuncaki klasemen sementara dengan torehan 355 poin. Ia unggul dua poin atas Marc Marquez yang mengemas 353 angka.
Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 akan semakin sengit. Seri MotoGP 2026 berikutnya akan berlanjut di GP Australia pada 23-26 Oktober.
(jal)