Tiket MotoGP Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dipastikan ludes terjual untuk seluruh kategori, termasuk tiket premium royal box.
Hal tersebut diumumkan langsung hairman Pertamina Grand Prix of Indonesia Troy Reza Warokka di Mandalika pada Jumat (9/10).
"Secara komersial, tiket itu sudah habis "sold out". Ini situasi yang cukup baik. Sampai saat ini masih banyak orang yang mau beli, tetapi setelah kami cek ke tim ticketing, tiket sudah tidak tersedia di semua kategori," kata Troy dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Troy mengatakan, tingginya permintaan tiket menjadi sinyal positif bagi penyelenggaraan Pertamina MotoGP Mandalika tahun ini.
Tingginya animo penonton tidak hanya terlihat dari kategori tiket reguler, tapi tiket premium seperti royal box justru menjadi salah satu kategori yang paling cepat habis terjual. Sementara permintaan terhadap fasilitas VIP juga cukup tinggi.
"Royal box sudah pasti habis. Justru yang mahal itu malah cepat habis. Dari situ kita melihat bahwa secara ekonomi cukup bagus. Orang mau datang ke Mandalika dan sudah memperhitungkan perjalanan mereka, baik menggunakan pesawat maupun kapal laut," terangnya.
Penjualan tiket telah dibuka sejak Juni 2026 melalui sejumlah mekanisme, termasuk program early bird. Indikasi tingginya minat masyarakat sebenarnya sudah terlihat sejak tiket promo tersebut habis hanya dalam waktu sekitar satu minggu.
Namun, pihak penyelenggara sempat berhati-hati dalam membaca tren tersebut karena penjualan awal dinilai bisa dipengaruhi harga promo.
"Ternyata sampai seterusnya penjualannya bagus. Kami cukup kerepotan dengan permintaan VIP tent. Jadi, ini bukan hanya karena tiket murah, tetapi memang ada antusiasme masyarakat untuk datang," kata Troy.
Menurut Troy, tingginya minat penonton dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satunya adalah kehadiran Marc Marquez yang selalu menjadi magnet bagi penggemar MotoGP di berbagai negara.
Kedatangan Marquez ke Mandalika turut meningkatkan perhatian publik terhadap balapan tahun ini. Antusiasme penggemar terhadap juara dunia MotoGP tersebut dinilai berdampak besar terhadap penjualan tiket.
"Semua orang penasaran dengan kedatangan Marquez. Saya melihat dia sangat siap dan percaya diri. Saya yakin penggemar Marquez di seluruh dunia menunggu balapan ini, bukan hanya di Indonesia," tutur Troy.
Selain itu, para penonton juga antusias memberikan dukungan kepada duo pembalap Indonesia Mario Aji dan Veda Ega Pratama yang masing-masing akan bersaing di Moto2 dan Moto3.
Selain persaingan di lintasan, rangkaian hiburan di luar balapan juga menjadi daya tarik tersendiri. Penyelenggara menghadirkan Mandalika Street Food Festival dan festival musik Energizing Indonesia yang diramaikan sejumlah musisi nasional, seperti Agnez Mo, Judika, D'Masiv, Ungu, hingga musisi lainnya.
Troy menilai, kombinasi balapan kelas dunia dan hiburan tersebut memberikan pengalaman lebih bagi penonton. Masyarakat tidak hanya datang untuk menyaksikan aksi para pembalap, tetapi juga menikmati beragam pertunjukan yang disiapkan penyelenggara.
Meski permintaan masih tinggi, penyelenggara memastikan tidak akan menambah kuota tiket. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan kapasitas sirkuit dan ketentuan penyelenggaraan.
(jun)