Calvin Verdonk menceritakan kisah sukses Timnas Indonesia dalam FIFA ASEAN Cup 2026 menjelang laga LOSC Lille versus Le Havre.
Kisah itu disampaikan Verdonk dalam jumpa pers sebelum pertandingan, Jumat (9/10). Pemain berposisi bek sayap kiri ini mengakui bahwa pesta juara FIFA ASEAN Cup 2026 hanya berjalan singkat.
"Tidak terlalu banyak waktu untuk merayakan juara dengan sempurna, tetapi kami berhasil melakukannya bersama tim," kata Verdonk, dilansir dari media sosial Instagram resmi klub.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meski begitu, setelah laga melawan Thailand [final FIFA ASEAN Cup 2026], fokus saya beralih menuju laga Sabtu ini. Dan, ya, kami harus selalu siap untuk pertandingan ini."
Ketika dalam perjalanan kembali dari Indonesia ke Prancis, Verdonk pun berusaha menyesuaikan ritme dengan jam Eropa. Verdonk tidak ingin terkendala dengan jet lag.
"Ketika saya berada di Indonesia, saya berusaha tetap sadar dengan zona waktu Eropa dan dalam perjalanan kembali [ke Prancis] di pesawat, hanya untuk menjaga ritme waktu Eropa," ujar Verdonk.
"Jadi, ketika malam, saya mencoba tidur di pesawat, dan ketika saya tiba di sini bersama klub, semuanya sudah tertata dengan baik, dan tentu staf di sini sangat membantu saya dalam pemulihan."
Dengan tampil dalam jumpa pers sebelum laga, Verdonk berpotensi jadi pilihan utama dalam laga Lille versus Le Havre. Laga ini akan berlangsung di Stadion Pierre-Mauroy, Sabtu (10/10).
Saat ini Lille bertengger di peringkat keempat klasemen sementara Liga Prancis dengan 10 poin dari lima laga. Adapun sang tamu, Le Havre, menjadi juru kunci klasemen dengan dua poin.
(abs/jal)