Belum Dua Tahun Dibeli Investor AS, Everton Akan Dijual Kembali

CNN Indonesia
Sabtu, 10 Okt 2026 02:10 WIB
Tottenham Hotspur's Portugese midfielder #06 Joao Palhinha (R) sees his shot cross the West Ham goal-line for the opening goal of the English Premier League football match between Tottenham Hotspur and Everton at the Tottenham Hotspur Stadium in Lond
Saham Everton akan dijual perusahaan AS untuk memperbaiki situasi keuangan klub. (AFP/Ben Stansall)
Jakarta, CNN Indonesia --

Klub kasta tertinggi Liga Inggris, Everton FC, akan dijual oleh perusahaan asal Amerika Serikat (AS), The Friedkin Grup (TFG), yang menguasai saham klub.

Perusahaan milik miliarder Dan Friedkin menguasai saham The Toffees pada Desember 2024. TFG menguasai 99,5 persen saham Everton yang dilepas Farhad Moshiri.

Saat itu TFG membeli saham mayoritas Everton dari Roundhouse Capital dengan harga lebih dari 400 juta poundsterling. Pembelian ini mengakhiri masa-masa penuh gejolak klub. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rupanya, TFG tak kuasa mengelola sendirian saham klub. Hanya dalam tempo kurang dari dua tahun, TFG berencana mencari investor baru. Belum dijelaskan berapa saham klub yang akan dilepas.

"The Friedkin Group sedang menjajaki opsi investasi baru untuk Everton Football Club, termasuk potensi penjualan saham pengendali," bunyi pernyataan klub, dilansir dari Daily Mail.

TFG menjelaskan, fokus utama mereka setelah mengakuisisi saham klub adalah memperbaiki situasi keuangan klub yang tidak stabil. Kini situasinya dianggap jauh lebih baik. 

"Saat TFG mengambil alih tanggung jawab atas Everton, klub menghadapi ketidakpastian keuangan yang signifikan serta berbagai tantangan, baik di dalam maupun di luar lapangan," tulis Everton.

"Prioritas utamanya adalah memberikan stabilitas, investasi, dan dukungan yang diperlukan untuk menjamin masa depan klub, termasuk membantu merampungkan pembangunan stadion."

Dalam pernyataan yang sama disebutkan bahwa TFG hanya akan melakukan pembicaraan kepada perusahaan yang sangat serius dan betul-betuk ingin membangun Everton. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/jal)