Pembalap Ducati, Marc Marquez, berharap bisa berdamai dengan Sirkuit Pertamina Mandalika pada ajang MotoGP Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akhir pekan ini, 9-11 Oktober.
Marquez punya rekor buruk di Sirkuit Mandalika. Juara dunia MotoGP tujuh kali itu tidak pernah mampu finis di ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia sejak kali pertama digelar pada 2022.
Pembalap asal Spanyol itu hanya mampu dua kali finis saat mengikuti balapan Sprint Race MotoGP Mandalika pada musim 2024 dan 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marquez ingin benar-benar berdamai dengan Sirkuit Mandalika dan mengakhiri kutukan di Pertamina MotoGP Mandalika 2026. Hal itu diungkap The Baby Alien usai menjalani FP1 yang berlangsung Sabtu (9/10) pagi.
Usai finis kedua pada FP1 MotoGP Mandalika 2026, Marquez tertangkap kamera mengkonsumsi asupan energi dengan bungkus warna putih. Seorang kru Ducati kemudian bertanya kenapa Marquez mengkonsumi asupan energi warna putih.
"Bukan minum yang kuning? Warna putih itu kandungannya lebih kuat? Apakah itu lebih kuat?" tanya seorang kru Ducati dalam video yang diunggah Ducati Corse melalui media sosial.
Marquez kemudian menjawab bahwa warna putih menandakan tanda ingin berdamai.
"Tidak, ini warna putih, karena saya ingin berdamai dengan Mandalika," ucap Marquez.
Marquez sendiri mengaku tidak terlalu suka berada dekat laut. Hal itu yang dianggap Marquez sebagai alasan dia tidak pernah meraih sukses di Pertamina MotoGP Mandalika.
"Kita sangat dekat dengan lautan, saya tidak menyukainya. Mungkin karena alasan itu saya tidak pernah beruntung di sini. Kita lihat nanti, saya akan berusaha hanya fokus ke sirkuit," ucap Marquez.
Marc Marquez memasuki Pertamina MotoGP Mandalika 2026 dengan tertinggal dua poin dari pembalap Aprilia, Jorge Martin, di puncak klasemen.
(tim/har)