Pembalap Honda Team Asia Veda Ega Pratama mengatakan mengutamakan menghindari kesalahan setelah finis ke-11 dalam Moto3 Jepang 2026 di Sirkuit Motegi, akhir pekan lalu.
Finis ke-11 jadi pencapaian bagus Veda Ega yang start dari posisi 18. Start dari belakang itu didapat Veda Ega setelah mengalami highside dalam kualifikasi.
Menyadari pentingnya poin dari Motegi, Veda Ega berupaya membalap dengan cerdas. Namun ketatnya persaingan dalam balapan membuat pembalap 17 tahun ini harus puas finis ke-11 meraih 5 poin di Jepang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya cukup senang karena bisa finis dengan poin, apalagi setelah start dari P18. Permulaannya tidak sebaik yang saya harapkan, jadi saya kehilangan beberapa posisi dan harus bekerja keras dari awal untuk pulih," ucap Veda Ega.
Veda Ega mengatakan terus memacu diri mencapai batas untuk bisa bersaing dalam grup depan dan mendapatkan finis terbaik.
"Saya mencoba menyalip setiap kali ada kesempatan, bahkan kadang-kadang bahkan mendekati batas. Selama balapan saya mencoba untuk mengejar grup di depan secepat mungkin, namun ada banyak pembalap yang bertarung bersama dan grup tersebut cukup besar," tutur Veda Ega.
Mantan pembalap jebolan Red Bull MotoGP Rookies Cup ini menyebut salah satu fokus utamanya di Moto3 Jepang adalah tidak membuat kesalahan.
"Saya hanya berusaha fokus pada diri sendiri, menghindari kesalahan dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk menyalip," kata Veda Ega.
(sry/sry)