Usai Raih Medali Asian Games, Tim Badminton Indonesia Hadapi Tur Eropa

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB
Asian Games - Aichi-Nagoya 2026 - Badminton - Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Japan - September 29, 2026 Indonesia's Leo R. Carnando and Daniel Marthin celebrate after winning the Men's Doubles Gold Medal Match against China's Weiken
Setelah meraih emas Asian Games, Leo/Daniel akan beraksi di Tur Eropa. (REUTERS/Eloisa Lopez)
Jakarta, CNN Indonesia --

Setelah meraih medali Asian Games, sejumlah pemain utama Tim Badminton Indonesia tak punya banyak waktu untuk beristirahat. Mereka harus bersiap menjalani tur Eropa yang akan dimulai pekan depan, tepatnya pada 13 Oktober.

Tim Badminton Indonesia baru menjejakkan kaki di Soekarno-Hatta pada Kamis (1/10) malam. Mereka tak punya banyak waktu untuk beristirahat dan berlatih karena sudah harus berangkat sepekan kemudian.

Para pebulutangkis Indonesia akan mulai berangkat menjalani tur Eropa pada Jumat (9/10) pekan depan. Karena itu, mereka mungkin hanya sempat mempersiapkan diri hanya dalam beberapa hari latihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam tur Eropa, lini utama pemain-pemain Indonesia akan turut serta. Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Moh Zaki Ubaidillah serta Putri Kusuma Wardani di nomor tunggal akan ambil bagian.

Peraih medali emas Asian Games, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juga akan langsung berusaha memaksimalkan momentum kejayaan yang mereka dapat di Jepang. Begitu pun peraih medali perunggu, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang akan kembali berjuang untuk memburu gelar juara.

Penampilan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga jadi salah satu yang dinanti. Amri/Nita merebut medali perak Asian Games setelah sebulan sebelumnya meraih perunggu Kejuaraan Dunia. Amri/Nita tentu diharapkan bisa menunjukkan level permainan yang sama di BWF Tour.

Selain nama-nama yang tampil di Asian Games, ada pula pasangan baru yaitu Dejan Ferdinansyah/Felisha Pasaribu. Dejan/Felisha akan langsung diuji kualitasnya di level atas.

Sisi positifnya, berbeda dengan lainnya yang tampil di Asian Games, Dejan/Felisha yang tidak berlaga di sana berarti punya waktu persiapan yang lebih panjang untuk tur Eropa.

Tur Eropa dimulai dari Denmark Open (13-18 Oktober), lalu dilanjutkan French Open (20-25 Oktober), dan Hylo Open (27 Oktober-1 November).

[Gambas:Video CNN]

(ptr/jun)