Kevin Diks Soal Kebobolan 2 Gol Lawan Bangladesh: Karena Terus Menekan

CNN Indonesia
Jumat, 02 Okt 2026 20:58 WIB
Timnas Indonesia unggul 6-1 atas Bangladesh dalam FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (1/10) malam. (CNN Indonesia/Adi ibrahim)
Kevin Diks mengakui Timnas Indonesia bernafsu membobol gawang Bangladesh. (CNN Indonesia/Adi ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks mengungkap alasan yang terjadi saat gawang tim Garuda dibobol dua kali oleh Bangladesh dalam FIFA ASEAN Cup 2026.

Timnas Indonesia ditantang Bangladesh dalam laga pamungkas babak Grup A di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10) malam. Anak asuh John Herdman menang telak 9-2.

Namun gol dari Bangladesh sempat membuat situasi gawat darurat. Masalahnya, Malaysia yang hanya mampu mencetak dua gol ke gawang Singapura di babak pertama, menambah empat gol pada 45 menit kedua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gol kedua Bangladesh yang dicetak Farhaan Ali Wahid mengubah kedudukan menjadi 7-2. Indonesia masih unggul namun kalah selisih gol dari Malaysia.

Kebobolan dua gol mempersulit langkah Indonesia. Lantas Diks membeberkan alasan di balik gawang Emil Audero bisa kecolongan.

"Kami di babak pertama bermain sangat bagus. Tentu saja gol di mana kami kebobolan tidak menjadikan kami sempurna. Tapi, berjuang sekeras itu setelah tiga pertandingan dalam enam hari atau enam setengah hari itu sangat sulit. Tapi, saya bangga pada para pemain," ujar Diks selepas laga.

"Tapi, saya pikir itu juga karena kita terus menekan, Anda tahu? Kami terus menekan untuk memperlebar selisih gol dan akibatnya kita meninggalkan sedikit ruang kosong di lini belakang. Dan menurut saya, dengan kualitas yang biasanya kita miliki, hal itu seharusnya tidak terjadi. Tapi, pada akhirnya, siapa yang peduli," sambungnya.

Menurut Diks, lantaran agresivitas Timnas Indonesia dalam menyerang begitu tinggi, menyebabkan banyak ruang kosong terbuka di lini belakang. Oleh karena itu, pemain Bangladesh memanfaatkan celah tersebut untuk mencuri gol.

Namun tim Garuda berjuang hingga titik darah penghabisan. Alhasil skor 9-2 tak terbantahkan dan Timnas Indonesia lolos ke final berkat unggul produktivitas gol dari Malaysia.

[Gambas:Video CNN]

(kar/nva)