Di saat Timnas Indonesia sedang memburu gol, mereka malah terlibat keributan dengan pemain-pemain Bangladesh di laga FIFA ASEAN Cup 2026. Ole Romeny pun menceritakan kesaksiannya terkait insiden tersebut.
Insiden keributan itu bermula saat Ole Romeny dikawal oleh bek Bangladesh, Saad Uddin. Uddin mencoba menjegal Ole Romeny.
Ole Romeny lalu kehilangan kesabaran dan menyergap pelaku dari belakang. Namun setelah itu Ole Romeny bisa mengendalikan diri dan tidak melanjutkan aksi lanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun keributan sudah terjadi. Pemain dari kedua tim terlibat aksi saling dorong.Tidak semua pemain Timnas Indonesia kehilangan kendali.
Ada sejumlah pemain yang berusaha menghentikan keributan,salah satunya kapten Kevin Diks. Hal itu penting karena Timnas Indonesia sedang membutuhkan dua gol tambahan untuk bisa lolos ke final FIFA ASEAN Cup.
Terkait keributan itu, Romeny mengaku bahwa ia terpancing emosinya. Dalam pandangan Romeny, Saad Uddin tidak mengincar bola. Belum lagi fakta bahwa Indonesia baru saja kebobolan sehingga Ole Romeny mengaku mudah tersulut.
Namun setelah laga berakhir, Romeny mengaku sudah bersalaman dengan Saad Uddin. Tensi panas dalam pertandingan dinilai biasa oleh Ole Romeny.
"Saya melihat dia datang menghampiri dan dia bahkan sama sekali tidak melihat ke arah bola. Dia memang sengaja ingin menendang saya."
"Saat itu gawang kami juga baru saja kebobolan, jadi emosi saya sempat tersulut. Itu reaksi spontan, saya langsung menariknya berdiri. Namun, setelah pertandingan selesai kami saling bersalaman," kata Ole Romeny.
Timnas Indonesia akhirnya menang 9-2 atas Malaysia. Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
(ptr/sry)