Timnas Indonesia mencetak gol kesembilan di menit ketujuh masa injury time. Sebelumnya, Indonesia sendiri nyaris kebobolan oleh peluang emas Bangladesh dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Timnas Indonesia sudah unggul 8-2 atas Bangladesh saat laga memasuki menit ketujuh masa injury time. Meski demikian, Indonesia belum memegang tiket final FIFA ASEAN Cup karena masih butuh satu gol lagi.
Dalam upaya menyerang, Timnas Indonesia justru nyaris kebobolan gol ketiga. Umpan yang dilepaskan oleh Hamza Choudhury berhasil membuat Ali Wahid Faarhan berdiri dalam posisi bebas di depan gawang Timnas Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berhadapan langsung dengan Emil Audero, Ali Wahid memutuskan melakukan backheel. Penyelesaian akhir itu sejatinya terbilang fantastis namun bisa dibaca dengan baik oleh Emil Audero. Emil Audero menepis bola tersebut.
Bola lalu mengarah ke Luke Vickery. Dengan sekali sentuhan, Vickery lalu memutuskan mengirim bola ke sisi kiri tempat Calvin Verdonk berada.
Verdonk tak lama menahan bola dan langsung mengirim umpan ke Egy Maulana Vikri. Visi Egy terlihat sangat baik ketika ia memutuskan mengirim umpan lambung ke depan.
Ole Romeny bisa berlari menyambut bola tersebut dan terbebas dari kawalan pemain-pemain Bangladesh. Romeny terus berlari masuk ke kotak penalti dan kemudian bisa mengirim umpan ke Mitchell Baker yang berdiri di muka gawang.
Bola meluncur dan Baker tanpa kesulitan menyelesaikan peluang itu menjadi gol. Timnas Indonesia mengakhiri laga dengan kemenangan 9-2 dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup.
(ptr/sry)