Erick Thohir Tunggu 1 Emas Lagi di Asian Games

CNN Indonesia
Rabu, 30 Sep 2026 08:00 WIB
Menpora Erick Thohir memberikan apresiasi kepada Chef de Mission Asian Games 2026, Todotua Pasaribu jelang keberangkatan kontingen ke Aichi-Nagoya, Jepang.
Erick Thohir menantikan satu emas lagi di Asian Games 2026 untuk mewujudkan target yang pernah dicanangkannya. (Arsip NOC Indonesia)
Bandung, CNN Indonesia --

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menantikan satu medali emas tambahan untuk Indonesia di Asian Games 2026.

Pasalnya saat ini kontingen Indonesia baru mengantongi tiga emas dari empat medali emas yang ditargetkan dalam menghadapi multi-olahraga terbesar di benua Asia tersebut.

"Ya, targetnya empat emas. Saya sudah buat pernyataan publik," ujar Erick di Stadion si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (29/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ET-sapaan akrabnya memberikan apresiasi kepada para pimpinan cabang olahraga yang hadir bersama para atletnya. Terutama bulu tangkis yang mampu melewati target yang dicanangkan.

Setelah tim beregu putra meraih emas, pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kemudian kembali naik podium tertinggi.

"Tadinya satu emas, sekarang dua emas," katanya soal capaian target tim badminton.

Selain itu, ET juga memberikan apresiasi kepada cabang olahraga angkat besi yang berhasil mempersembahkan satu medali emas atas nama Rahmat Erwin Abdullah di kelas 75 kilogram putra.

"Masih kurang satu emas, kita tunggu dari panjat tebing. Ada Bu Yeni [Wahid, Ketua Umum FPTI] dan mungkin ada kejutan-kejutan lain yang masih kita tunggu,"

"Mudah-mudahan kita fokus bagaimana dapat emas keempat. Nah, baru emas kelima dan emas-emas yang lainnya," harapnya.

ET memastikan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh setelah Asian Games 2026 karena selanjutnya Indonesia akan menghadapi Olimpiade.

"Jadi setelah Asian Games kita akan memetakan mana yang tidak sesuai. Tentu kita tidak akan beri kesempatan untuk kirim ke Olimpiade, atau mungkin SEA Games kita beri catatan untuk juga nanti Asian Games ke depan," katanya.

Erick berharap pengurus-pengurus induk organisasi olahraga di Indonesia bisa bertanggung jawab mewujudkan target di pentas internasional seperti Asian Games.

"Jadi semua harus ada konsekuensi daripada ketika memberikan komitmen target-targetnya. Kalau yang janjinya perak, kemudian menjadi perunggu, ya oke. Tapi kalau sudah janji emas, ternyata tidak dapat apa pun, itu yang garuk-garuk kepala kita."

"Yang janjinya perak, tidak dapat apa-apa, itu yang garuk-garuk kepala. Nah, itu yang kita harus juga jaga, bagaimana disiplin semua cabang olahraga," tegasnya.

[Gambas:Video CNN]

(csr/nva)