Timnas Indonesia memiliki momen menang 5-1 atas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) menjelang duel di FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9).
Indonesia kembali bentrok dengan Malaysia di GBK, akan tetapi kali ini dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan kedua Grup A ini merupakan laga penentuan kedua tim jadi pemuncak klasemen yang bisa membuka jalan ke babak final.
Indonesia menempati peringkat kedua klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan raihan 3 poin hasil menang 2-0 atas Singapura. Sementara Malaysia di posisi puncak dengan poin yang sama hasil kemenangan 3-0 atas Bangladesh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk bisa menggusur Malaysia, Indonesia wajib menang dalam laga nanti. Sementara Harimau Malaya hanya butuh hasil imbang untuk mempertahankan posisi.
Skuad Garuda punya modal penting menjelang pertemuan ini. Indonesia pernah mengganyang Malaysia dengan skor 5-1 pada 1 Desember 2010.
Pada 15 tahun lalu itu, Indonesia mengalahkan Malaysia dalam momen fase Grup A Piala AFF 2010 di Stadion GBK. Tim asuhan John Herdman perlu mengulang momen itu dalam laga nanti.
Saat bentrok di Piala AFF 2010 lalu, Indonesia tertinggal 0-1 lebih dulu melalui gol Norshahrul Idlan bin Talaha yang membobol gawang Markus Horison pada menit ke-18.
Indonesia merespons dengan cepat, karena empat menit berselang, tuan rumah menyamakan kedudukan jadi 1-1 lewat gol bunuh diri Asraruddin Putra Omar pada menit ke-22.
Cristian Gonzales mengantar Indonesia berbalik unggul 2-1 dengan golnya pada menit ke-33. Unggul 2-1 pada babak pertama menambah kepercayaan diri Skuad Garuda menambah gol pada babak kedua.
Pada menit ke-52, Indonesia unggul 3-1 dengan gol dari Muhammad Ridwan usai melakukan operan satu-dua dengan Ahmad Bustomi.
Striker pengganti Arif Suyono menambah penderitaan Malaysia dengan membawa Indonesia unggul 4-1 pada menit ke-76.
Irfan Bachdim menutup kemenangan Indonesia atas Malaysia jadi 5-1 dengan golnya pada menit ke-90+4 setelah memaksimalkan umpan dari sisi kiri.
(sry/abs)