Penyelenggara Asian Games 2026 mendapatkan kritik keras dari Ketua Komite Olimpiade (NOC) Korea Selatan, Ryu Seung Min.
Ryu menilai Jepang tidak siap menjadi tuan rumah. Sejumlah persoalan operasional mengganggu kenyamanan atlet selama mengikuti ajang multi-olahraga empat tahunan tersebut.
Kritik Ryu terutama berkaitan dengan masalah akomodasi dan transportasi. Menurutnya persoalan ini tidak hanya dirasakan kontingen Korea Selatan, tetapi juga negara lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saya harus memberikan nilai untuk Aichi-Nagoya, saya akan memberikan nilai F. Jika performa atlet sampai terpengaruh, kita memang harus bersikap kritis," ujar Ryu, Kamis (24/9).
Salah satu masalah yang disorot adalah kondisi tempat tinggal atlet. Tim basket putra Korea Selatan bahkan memutuskan pindah ke hotel karena tempat tidur terlalu pendek.
Keluhan juga muncul terkait layanan transportasi. Sejumlah bus antar-jemput dilaporkan tidak datang sesuai jadwal, ada pula yang justru membawa atlet ke lokasi pertandingan yang salah.
Ryu yang merupakan mantan juara Olimpiade tenis meja membandingkan pengalaman di Aichi-Nagoya dengan sejumlah Asian Games dan ajang Internasional sebelumnya.
Hingga kini Panitia Asian Games 2026 belum menanggapi kritik Ryu. Hanya Wakil Sekretaris Jenderal Asian Games 2026, Takaaki Omi, yang meminta maaf kepada atlet dan ofisial tim.
(nam/abs/ptr)