Tim badminton beregu putri Indonesia mengalami kekalahan 0-3 dari China sehingga gagal ke final Asian Games 2026.
Mutiara Ayu Puspitasari yang tampil sebagai pemain Indonesia pada partai ketiga berhadapan dengan Chen Yu Fei.
Pebulutangkis peringkat 75 dunia penghuni pelatnas Cipayung itu berupaya tampil solid dan agresif saat bertemu mantan peringkat satu tunggal putri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mutiara memberikan perlawanan cukup sengit kepada Yu Fei. Tak jarang pemain yang kini menempati peringkat empat dunia itu kerepotan.
Mutiara tertinggal 8-11 pada interval gim pertama. Yu Fei berupaya memaksimalkan pengalaman yang jauh lebih banyak ketimbang wakil Merah Putih.
Mutiara yang beberapa kali bisa menunjukkan performa apik tampak masih belum matang betul lantaran melakukan unforced error yang menguntungkan lawan.
Skor 15-21 memastikan perjuangan Mutiara berakhir pada gim pertama.
Memasuki gim kedua Mutiara mempertontonkan kemampuan yang cukup baik dan unggul 7-4. Mutiara gagal menjaga konsistensi dan tertinggal 7-8.
Setelah tertinggal 9-11 pada interval gim kedua, jarak Mutiara dengan Yu Fei melebar. Mutiara kalah 12-21 dari Yu Fei pada gim kedua.
Kekalahan Mutiara dari Yu Fei membuat Indonesia kalah 0-3.Sebelumnya Putri Kusuma Wardani kalah dari Wang Zhi Yi dan Rachel Allesya Rose/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus mengakui keunggulan Liu Sheng Shu/Tan Ning.
Kekalahan ini membuat Indonesia hanya akan mendapat medali perunggu. Sementara China akan bertemu pemenang laga Korea Selatan vs Jepang pada laga final.
(nva/abs)