Kiper utama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 jadi salah satu perbincangan sekaligus perdebatan lantaran Maarten Paes dan Emil Audero bisa hadir memenuhi panggilan.
Tanpa mengurangi rasa hormat kepada Nadeo Argawinata yang juga jadi salah satu kiper Timnas Indonesia yang masuk dalam daftar pemain di FIFA ASEAN Cup 2026, keberadaan Maarten dan Emil tampaknya akan membuat kiper Persija itu harus berada di bangku cadangan.
Kualitas Maarten dan Emil sebangun sependirian dengan kompetisi liga Eropa yang lebih baik dibanding liga domestik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maarten kini membela Ajax, sementara Emil dipinjamkan Como ke Rayo Vallecano.
Maarten sejauh ini sudah bermain lima kali untuk Ajax dengan perincian sekali di liga Belanda dan empat kali di Conference League. Dari lima laga itu, pria 28 tahun yang memiliki nenek kelahiran Kediri itu kebobolan enam kali.
Dari lima kali main, Maarten merasakan empat kemenangan dan sekali seri.
Sementara Emil sudah tiga kali membela Rayo dan kebobolan enam kali. Seluruh kiprah Emil untuk Rayo berlangsung di ajang La Liga Spanyol yakni menghadapi Real Madrid, Espanyol, dan Osasuna.
Setelah kalah dari El Real, Emil merasakan kemenangan dan seri.
Jika dihitung berdasarkan performa di Timnas Indonesia, Maarten unggul lantaran sudah 12 kali ada di bawah mistar gawang skuad Garuda. Sedangkan Emil baru bermain enam kali.
Kedua pemain itu memiliki kemampuan sebagai shot stopper yang baik dan tergolong bisa membantu mengalirkan bola.
Pelatih John Herdman sepertinya baru akan menentukan keputusan menurunkan Maarten atau Emil hingga menjelang detik-detik akhir batas penyerahan daftar susunan pemain dalam sebuah pertandingan lantaran keduanya punya daya saing yang setara.
Keberadaan penjaga gawang yang punya kemampuan cukup imbang menghidupkan persaingan internal yang dibutuhkan untuk membangun sebuah tim kuat. Ini menjadi kekuatan lain dari keberadaan Maarten dan Emil di Timnas Indonesia.
(nva/nva)