Keterlambatan bus jemputan tim Vietnam dijadikan alasan kekalahan dari Indonesia pada cabang olahraga voli putri Asian Games 2026.
Bus yang datang tidak tepat waktu disebut membuat Vietnam harus menjalani persiapan pertandingan secara terburu-buru, sebelum akhirnya kalah telak dari Indonesia, Senin (21/9).
Pertandingan di Gymnasium Okazaki Central Park General, Aichi, Jepang itu seharusnya dimulai pukul 13.00 waktu setempat. Namun, pertandingan baru dimulai sekitar 30 menit kemudian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media Korea Selatan Chosun melaporkan, keterlambatan tersebut terjadi setelah bus yang disediakan panitia untuk mengangkut tim Vietnam datang lebih lambat dari jadwal.
Mengutip media Vietnam, Bao Xay Dung, bus yang seharusnya menjemput tim di hotel pada pukul 10.10 terlambat sekitar 1 jam 15 menit. Kondisi tersebut membuat persiapan terganggu.
Vietnam akhirnya tidak mampu mengatasi permainan Indonesia. Mereka kalah 0-3 dengan skor 20-25, 21-25, 18-25. Kekalahan tersebut membuat Vietnam hanya memperebutkan posisi ketujuh.
Ini bukan pengalaman negatif pertama yang dialami tim voli putri Vietnam selama Asian Games 2026. Pada 15 September, bus sempat menurunkan rombongan di hotel yang salah.
Masalah transportasi kembali terjadi setelah semifinal voli putri Korean Selatan melawan Jepang. Sekitar 30 jurnalis menunggu bus lebih dari 30 menit, tapi yang dinanti tak kunjung tiba.
Petugas stadion mengatakan, bus tersesat saat menuju lokasi. Panitia terkadang mendatangkan bus dan pengemudi dari luar Prefektur Aichi untuk memenuhi kebutuhan transportasi.
Pengemudi yang tidak familiar dengan kondisi geografis setempat disebut menjadi penyebab bus tersebut tersesat. Kejadian ini menambah daftar persoalan transportasi selama Asian Games 2026.
Persoalan serupa turut dialami kontingen lainnya. Tim basket putra Korea Selatan, misalnya, sempat tidak bisa menjalani latihan pada 20 September karena bus tim tidak datang.
Tim sepak bola Korea Selatan juga pernah dibawa ke stadion yang salah sebelum pertandingan melawan Qatar. Bukannya dibawa ke stadion sepak bola, Korea malah diantar ke stadion bisbol.
Rangkaian masalah tersebut memunculkan kritik terhadap penyelenggaraan Asian Games 2026. Media Jepang, Kokokara, mempertanyakan kesiapan Jepang sebagai tuan rumah.
(nam/abs/jal)