Rahmat Arjuna usai Pukul Rifad: Saya Menyesal dan Minta Maaf

CNN Indonesia
Selasa, 22 Sep 2026 11:27 WIB
Pesepak bola Persija Jakarta Bruno Nunes De Barros (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Bali United Rahmat Arjuna (kanan) saat pertandingan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (15/2/2026). Persija Jakarta
Rahmat Arjuna menyesali tindakannya memukul pemain Borneo FC, Rifad Marasabessy. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemain Bali United, Rahmat Arjuna menyesali tindakannya yang memukul bek Borneo FC, Rifad Marasabessy pada pekan ketiga Super League, Minggu (20/9) lalu.

Rahmat dan Rifad diusir oleh wasit di pertandingan ini. Hal itu dikarenakan aksi tidak sportif yang dipertontonkan keduanya di Stadion Segiri, Samarinda.

Rahmat dan Rifad bersenggolan saat berlari mengejar bola. Dalam sebuah situasi, tangan Rifad terlihat mengenai bagian wajah Rahmat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Winger Serdadu Tridatu, julukan Bali United, itu dengan refleks melakukan pukulan ke tengkuk Rifad.

Mendapat pukulan tak terduga, secara refleks Rifad langsung melayangkan bogem mentah ke Rahmat. Pengguna nomor punggung 47 itu langsung tumbang di atas rumput menahan sakit.

"Saya ingin sedikit klarifikasi atas kejadian saya dengan kaka Rifad di match kemarin. Ketika saya dan kaka Rifad beradu sprint, ada sedikit cakaran ke saya dan saat setelah itu juga refleks membalas," tulis Rahmat dalam unggahan stories Instagram, Senin (21/9).

[Gambas:Instagram]

"Saya menyesal dengan sikap saya dan saya tidak membenarkan sikap saya atas kejadian tersebut," katanya melanjutkan.

Rahmat memastikan bahwa dirinya telah meminta maaf kepada Rifad. Pemain berusia 22 tahun itu menyatakan sudah saling bermaafan dengan Rifad.

"Saya sudah meminta maaf langsung, begitu juga dengan kaka Rifad sudah memaafkan dan meminta maaf atas kejadian tersebut. Semoga kita bisa sama-sama belajar dengan kejadian kemarin. Terima kasih."

[Gambas:Video CNN]

(jal/abs)