Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menanggapi komentar Matheus Cunha setelah bermain imbang 1-1 melawan Fulham dalam lanjutan Premier League di Stadion Craven Cottage, Minggu (20/9).
Cunha menjadi penyelamat Manchester united setelah mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-89. Tembakannya mengenai pemain Fulham sebelum berubah arah dan masuk ke gawang Bernd Leno untuk membuat skor menjadi 1-1.
Sebelumnya Fulham lebih dulu unggul melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez pada pertengahan babak kedua. United sebenarnya memiliki sejumlah peluang, termasuk dua tembakan yang membentur tiang serta beberapa peluang yang mampu digagalkan Leno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil tersebut membuat Manchester United harus puas gagal membawa pulang tiga poin.
Usai pertandingan Cunha menilai MU bisa menciptakan lebih banyak peluang pada babak pertama, namun ia menilai pada babak kedua Fulham memiliki energi lebih banyak dibandingkan timnya.
"Saya merasa setelah babak pertama kami menciptakan lebih banyak peluang dan lebih kuat serta lebih agresif secara fisik. Di awal babak kedua, Fulham mengerahkan lebih banyak energi ke dalam permainan daripada kami dan kami tidak bisa menerima ini," kata Cunha.
Berbeda dengan anak asuhnya, Carrick tidak melihat adanya masalah energi pada permainan MU terutama ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Mantan gelandang MU itu justru puas dengan respons para pemain setelah tertinggal dan menilai bisa terus menekan hingga akhirnya mendapatkan gol penyeimbang.
"Saya tidak berpikir cara kami mengakhiri pertandingan menunjukkan kekurangan energi. Bagi saya, tidak terlihat seperti itu. Saya sangat senang dengan cara kami mengakhiri pertandingan, kami terlihat sangat kuat dan terus memberikan tekanan. Saya tidak berpikir itu menjadi masalah," ujarnya.
Carrick juga mengakui dirinya kecewa karena Manchester United hanya mendapatkan satu poin, mengingat tim datang dengan target meraih kemenangan, namun ia melihat ada sisi positif dari respons tim setelah tertinggal terutama karena para pemain tetap sabar dan mempertahankan permainan hingga mencetak gol pada penghujung laga.
Hasil imbang melawan Fulham menjadi penutup Manchester United sebelum memasuki jeda internasional. Carrick menilai hasil tersebut bisa menjadi modal bagi tim untuk berkembang, meski masih ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki setelah beberapa hasil yang tidak sesuai harapan.
Kini MU ada di peringkat kelima dengan lima poin. Bruno Fernandes dan kawan-kawan baru menang satu kali, seri dua kali, dan kalah dua kali.
(nam/nva)