Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi denda kepada Madura United FC akibat insiden saat menghadapi Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2026/2027.
Sanksi tersebut diberikan setelah Komdis PSSI menemukan adanya aksi pelemparan makanan dari tribun penonton ke area bench tim Persijap Jepara. Insiden itu terjadi ketika pertandingan memasuki menit ke-90+3'.
Berdasarkan fakta dan pertimbangan hukum yang diunggah melalui akun Instagram resmi Madura United, pelemparan dilakukan suporter Madura United FC yang berada di tribun timur VIP bagian utara Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Madura United turut menyertakan harapan dalam keterangan unggahannya agar insiden tersebut tidak terjadi lagi pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
"Gegara satu pisang. Semoga tak terulang lagi dalam laga-laga selanjutnya," tulis Madura United dalam unggahan Instagram resminya.
Pertandingan Madura United melawan Persijap Jepara sendiri berlangsung pada 6 September 2026. Komdis PSSI menyatakan bukti-bukti yang ada cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin.
Dalam unggahan tersebut, Komdis PSSI juga merinci bentuk pelanggaran yang dilakukan Madura United. Aksi tersebut disebut berupa pelemparan satu buah makanan ke area bench tim Persijap Jepara dari tribun penonton.
Komdis PSSI kemudian menjatuhkan sanksi kepada Madura United berdasarkan Pasal 70 ayat (1) dan ayat (2) juncto Lampiran 1 Nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2025.
Madura United FC dikenakan sanksi berupa denda sebesar Rp30 juta. Komdis PSSI juga memberikan peringatan pengulangan pelanggaran serupa dapat berujung hukuman yang lebih berat.
Sanksi tersebut menjadi konsekuensi atas tindakan suporter yang terjadi pada pertandingan melawan Persijap.
Komdis PSSI menegaskan keputusan tersebut berdasarkan fakta dan bukti yang ditemukan terkait insiden pelemparan makanan ke area bench tim lawan.
(nam/nam/jun)