Timnas Voli Putri Indonesia akan menghadapi Nepal pada laga pertama di Asian Games 2026 sekaligus menjadi pembuka jalan menuju medali di pesta olahraga Asia.
Indonesia berada di Pool A pada Asian Games 2026 bersama dengan Jepang dan Nepal. Anak asuh Marcos Sugiyama akan menghadapi Nepal lebih dulu pada Kamis (17/9) sore. Setelah itu tim Merah Putih bertemu Jepang pada Jumat (18/9).
Lantaran Pool A hanya berisi tiga tim, maka pertandingan melawan Nepal akan membuka peluang Indonesia melaju ke babak selanjutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari hasil yang akan diraih saat melawan Jepang, kemenangan atas Nepal bakal memiliki arti penting.
Satu kemenangan akan mengamankan posisi Indonesia di atas Nepal yang sudah menelan kekalahan 0-3 (8-25, 12-25, 11-25) dari Jepang pada Rabu (16/9).
Indonesia belum pernah menghadapi Nepal di Asian Games 2026. Di pentas voli putri Asian Games, Indonesia baru tampil empat kali yakni pada 1962, 1970, 1986, dan 2018.
Sementara Nepal baru tampil sekali di voli putri Asian Games yaitu pada empat tahun lalu. Prestasi Nepal pada Asian Games 2022 hanya menempati peringkat ke-11. Setelah kalah bersaing dengan Korea Selatan dan Vietnam di fase grup, Nepal kemudian kalah dari Hong Kong dan menang atas Mongolia.
Dibanding skuad empat tahun lalu, susunan pemain Nepal berubah drastis. Hanya ada dua pemain yang merupakan alumnus Asian Games 2022 yakni outside hitter Usha Bhandari dan libero Salina Shrestha.
Sementara Indonesia sudah tidak diperkuat pemain yang menjadi anggota tim pada Asian Games 2018.
Tanpa Megawati Hangestri Pertiwi dan Arsela Nuari serta pemain-pemain seangkatan Yolla Yuliana, tim Indonesia diperkuat nama-nama yang sudah cukup akrab di telinga seperti Ersandrina Devega, Maradanti Namira, Arneta Putri Amelian, Chelsa Berliana Nurtomo, Azzahra Dwi Febyane, dan Medi Yoku.
Selain itu ada pula pemain muda seperti Tina Syifa dan Khanza Putri Yansi.
(nva/ptr)