Reaksi Pelatih Vietnam soal Hasil Buruk di Kualifikasi Piala Asia U-20

CNN Indonesia
Senin, 07 Sep 2026 09:30 WIB
timnas vietnam u-20
Timnas Vietnam U-20 raih hasil buruk di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. (Tangkapan layar web the-afc.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih timnas Vietnam U-20 Yutaka Ikeuchi buka suara usai tiga kali kalah dan terdegradasi di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Vietnam menjadi salah satu negara dengan capaian terburuk di kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Dari tiga kali bertanding, tim muda Pasukan Bintang Emas ini selalu kalah di fase Grup C.

Kekalahan 0-3 dari Korea Utara jadi hasil laga perdana. Selanjutnya Vietnam takluk 1-2 dari Palestina. Pada laga terakhir, Vietnam sempat unggul sebelum dihajar Iran 1-3.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga kekalahan itu membuat Vietnam terpuruk di dasar klasemen Grup C. Hasil tersebut membuat Vietnam gagal lolos ke Piala Asia U-20 2027 karena hanya juara grup dan runner up terbaik yang mendapat tiket ke China.

Kekalahan itu juga membuat Vietnam degradasi ke development phase dan akan bersaing dengan negara-negara seperti Kepulauan Mariana Utara, Bhutan, Makau, Sri Lanka, dan Brunei, serta negara-negara lain yang degradasi.

"Setelah turnamen ini, saya akan mengambil pelajaran dari pengalaman bersama para pemain Vietnam. Saat ini, saya belum memiliki rencana tentang masa depan sepak bola usia muda Vietnam," kata Ikeuchi dikutip dari Soha.

"Saya menyayangkan generasi pemain ini dan mungkin juga generasi berikutnya tidak akan bisa berpartisipasi dalam putaran final Kejuaraan Asia U-20," ujarnya menambahkan.

Ikuechi juga menyayangkan tim arahannya gagal mempertahankan keunggulan di babak pertama saat menghadapi Iran.

"Di babak pertama, kami berhasil mencetak gol dan merupakan pertanda positif. Namun, di babak kedua tim gagal mempertahankan momentum yang diharapkan. Hal ini sangat disayangkan."

Pelatih asal Jepang itu juga menyoroti minimnya laga uji coba melawan tim-tim tangguh sebelum kualifikasi dimulai.

"Generasi pemain ini memiliki banyak talenta menjanjikan. Namun, mereka kurang mendapatkan kesempatan bertanding melawan lawan-lawan yang tangguh. Jika mereka mendapatkan lebih banyak waktu bermain dan pengalaman, kemampuan mereka akan semakin meningkat," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/nva)