Persib vs PSM: Juku Eja Waspada Kedalaman Skuad Maung Bandung

CNN Indonesia
Sabtu, 05 Sep 2026 01:20 WIB
PSM Makassar memperkenalkan 30 pemain yang akan menjadi bagian dari skuad Juku Eja untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2026/2027.
PSM Makassar mewaspadai kekuatan Persib Bandung. (CNN Indonesia/Ilham)
Jakarta, CNN Indonesia --

PSM Makassar mewaspadai kekuatan Persib Bandung jelang bentrokan kedua tim pada pekan pertama Super League 2026/2027, Minggu (6/9).

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, menilai Maung Bandung memiliki skuad yang kuat dengan jumlah pemain yang cukup banyak. Kekuatan Persib bukan hanya terlihat dari pemain yang diturunkan sebagai starter.

Kedalaman skuad Maung Bandung juga dinilai bisa memberikan pengaruh besar dalam persaingan Super League.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka adalah tim yang kuat dan mereka punya banyak pemain. Bahkan tim kedua mereka pun bisa dibilang punya pengaruh yang besar nantinya di liga," kata Darije di Makassar, Jumat (4/9).

Selain kedalaman skuad, Darije juga menyoroti sosok pelatih Persib, Igor Tolic yang dinilainya sudah tidak asing dengan klub asal Bandung tersebut.

Menurut Darije, sang pelatih bukan orang baru di Persib karena sebelumnya telah menjadi bagian dari klub tersebut. Kondisi itu membuat sang pelatih dinilai sudah memahami proses dan situasi di internal Maung Bandung.

"Pelatih mereka juga bukan pelatih baru. Dia sudah di Persib Bandung juga sebelumnya," ujarnya.

Darije bahkan menggambarkan kondisi tersebut dengan candaan. Menurutnya, sang pelatih seolah hanya berpindah posisi dari sebelumnya berada di sisi lapangan menjadi sosok yang memimpin tim.

"Dia cuma ganti tempat duduk, yang tadinya di samping, sekarang dia di tengah," katanya.

Darije juga mengakui Persib memiliki pengalaman juara. Namun, kondisi tersebut tak membuat PSM mengubah targetnya. Juku Eja tetap membidik hasil maksimal saat menghadapi Maung Bandung.

[Gambas:Video CNN]

"Kita selalu mengincar yang maksimal dan maksimalnya tentu saja tiga poin," tegasnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Darije menekankan pentingnya mentalitas Ewako kepada para pemain PSM. Ewako bukan sekadar slogan, tetapi karakter yang harus ditunjukkan pemain ketika bertanding, baik di kandang maupun tandang.

Mentalitas tersebut, kata Darije, berarti bermain keras dan maksimal dalam koridor fair play, tanpa memandang siapa lawan yang dihadapi.

"Ini adalah cara kita untuk menunjukkan permainan keras, sekeras mungkin, dalam koridor fair. Tanpa kita harus lihat lawan, siapa pun lawannya," jelasnya.

Darije menegaskan bahwa pemain yang mampu merepresentasikan mentalitas Ewako akan memiliki peluang untuk tetap menjadi bagian dari PSM pada musim-musim berikutnya.

Sebaliknya, pemain yang tidak mampu menunjukkan karakter tersebut di lapangan dinilai tidak akan menjadi bagian dari rencana PSM ke depan.

"Pemain yang bisa tunjukkan ciri khas PSM Makassar, mentalitas Ewako ini, mereka akan menjadi bagian dari PSM Makassar untuk musim-musim berikutnya," pungkasnya.

(mir/jal)