Petenis Filipina, Alexandra Eala, menjadi petenis Asia Tenggara dengan peringkat paling tinggi dalam ranking WTA. Sementara Janice Tjen di posisi kedua.
Berdasarkan rilis Live WTA Ranking, saat ini terdapat empat petenis putri Asia Tenggara dalam peringkat 100 besar WTA.
Alex Eala yang lolos ke babak kedua US Open 2026 saat ini di peringkat ke-17 dunia. Itu berarti Eala jadi petenis ASEAN dengan ranking tertinggi di WTA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan telak 6-1, 6-2 atas wakil tuan rumah Mary Stoiana yang lolos kualifikasi pada babak pertama US Open 2026, Rabu (2/9), mendongkrak posisi Eala dalam ranking WTA.
Petenis 21 tahun tersebut kini di peringkat ke-17 dunia dengan memiliki 2.216 poin. Sebelum tampil di US Open 2026, Eala juata WTA 500 Washington Open 2026. Dia juga mencapai babak empat grand slam Wimbledon 2026.
Di posisi kedua petenis ASEAN dalam ranking WTA ada Janice Tjen dari Indonesia. Live WTA Ranking menempatkan Janice di posisi ke-51 setelah kalah di babak pertama US Open 2026.
Sebelum kalah di US Open, Janice menempati peringkat ke-36. Janice kini mengoleksi poin 1.090.
Lanlana Tararudee asal Thailand ada di peringkat ketiga. Dalam ranking WTA, Tararudee kini di peringkat ke-60 usai meraih 998 poin.
Tararudee sendiri lolos ke babak 64 besar atau babak kedua US Open 2026 setelah mengalahkan Elvina Kalieva. Pada babak 64 besar, Tararudee melawan unggulan enam, Linda Noskova.
Petenis Thailand lain, Mananchaya Sawangkaew berada di peringkat keempat petenis Asia Tenggara dalam ranking WTA tertinggi. Sawangkaew di peringkat ke-87 dengan raihan 868 poin, satu setrip di atas Emma Raducanu.
Ranking WTA Petenis ASEAN:
1. Alexandra Eala - Filipina (17/2.216 poin)
2. Janice Tjen - Indonesia (51/1.090 poin)
3. Lanlana Tararudee - Thailand (60/998)
4. Mananchaya Sawangkaew - Thailand (87/868 poin)