Dejan/Apri Membangun Kepercayaan Diri Lewat Gelar Juara di Pontianak

CNN Indonesia
Senin, 31 Agu 2026 12:17 WIB
Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu saat memenangkan Pontianak International Challenge. (Arsip PBSI)
Dejan/Apri berhasil jadi juara di Pontianak International Challenge. (Arsip PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu berhasil memenangkan gelar pertama mereka sebagai pasangan. Gelar Pontianak International Challenge  jadi modal berharga bagi Dejan/Apri.

Dejan/Apri berhasil merebut gelar juara usai mengalahkan ganda Taiwan, Sheng-Ming Lin/Liang Ching Sun dengan skor tipis, 19-21, 27-25, 21-19. Kemenangan ini disambut bahagia oleh Dejan/Apri.

"Alhamdulillah, sangat senang dan bersyukur bisa ambil gelar juara di sini. Karena ini bisa jadi modal untuk kami memulai, untuk modal untuk bisa membangun kepercayaan, membangun keyakinan satu sama lain."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gelar juara yang penting karena bukan tentang levelnya tapi tentang prosesnya. Kami sedang berproses ke level yang lebih tinggi, semoga ini menjadi pijakan pertamanya," ucap Dejan seperti dikutip dari rilis PBSI.

Bagi Dejan/Apri, Pontianak International Challenge ini merupakan turnamen kedua mereka sebagai pasangan. Turnamen debut mereka adalah Taiwan Open 2026 bulan Juli lalu.

"Terima kasih untuk Dejan dan tim pelatih kami, juga teman-teman ganda campuran yang sudah membantu kami dan saya khususnya yang baru pindah ke ganda campuran. Sekiranya ini menjadi modal kami semua di sektor ganda campuran untuk bangkit lagi, untuk berjuang ekstra keras ke depan."

[Gambas:Video CNN]

"Sangat tidak mudah pertandingan hari ini, tensinya sangat tinggi dan kami terus tertekan tapi kami terus coba untuk menaikkan hawa pertandingannya. Walau dengan keadaan gugup dan tegang tapi bagaimana kami harus bisa mengatasinya. Terima kasih untuk warga Pontianak yang sudah hadir, gemuruh dan atmosfernya luar biasa tadi. Dukungan itu menambah energi kami untuk terus berjuang," ujar Apri.

Duet Dejan/Apri memang jadi salah satu racikan terbaru tim pelatih. Dejan dan Apri sejatinya sudah punya nama besar dan kini harus kembali mulai merangkak dari turnamen level bawah untuk mengumpulkan poin.

Apriyani Rahayu sudah pernah juara Olimpiade saat berpasangan dengan Greysia Polii di ganda putri. Ia lalu memutuskan pindah ke ganda campuran setelah sempat berpasangan dengan sejumlah pemain lainnya di ganda putri seperti Siti Fadia Silva dan Lanny Tria Mayasari.

Dejan juga sempat menembus 10 besar ketika berduet dengan Gloria Emanuelle Widjaja. Ia lalu sempat berpasangan dengan Siti Fadia Silva dan Bernadine Wardana sebelum berduet dengan Apri.

(ptr/nva)