Strategi Timnas Voli Putri Indonesia vs Iran: Perkecil Unforced Errors
Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh membeberkan strategi melawan Iran pada perempat final AVC Women's Continental 2026.
Menurut Luciana Iran bukan lawan mudah. Tim asal Asia Barat tersebut memiliki kualitas dan pengalaman. Ini menjadi tantangan bagi Marcos Sugiyama, pelatih Indonesia.
"Di perempat final nanti kami akan menghadapi Iran, tim yang memiliki kualitas dan pengalaman yang sangat baik. Kami akan mempersiapkan diri semaksimal mungkin," kata Luciana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kunci bagi tim Indonesia adalah menjaga konsistensi permainan dan meminimalkan unforced errors," ucapnya dalam rilis PBVSI yang terima CNN Indonesia, Rabu (26/8).
Yang tak kalah penting, kata Luciana, pemain harus tampil lebih disiplin, stabil, dan fokus. Pada saat yang sama, gaya bermain Iran akan dipelajari dengan saksama.
"Jika para pemain mampu bermain lebih stabil, disiplin, dan fokus sepanjang pertandingan, kami yakin dapat memberikan perlawanan terbaik," kata Luciana menjelaskan.
Indonesia melaju ke perempat final setelah menutup fase Grup B dengan kemenangan 3-0 (25-18, 25-17, dan 25-21) atas Australia di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Rabu (26/8).
Hasil tersebut menjadi kemenangan kedua Indonesia di fase grup setelah sebelumnya mengalahkan Kazakhstan 3-0 pada Sabtu (22/8). Indonesia juga sempat menelan kekalahan 0-3 dari Thailand.
Kemenangan atas Australia membuat Indonesia finis di peringkat keempat klasemen gabungan dan berhak melaju ke perempat final. Garuda Pertiwi akan berusaha tampil maksimal melawan Iran.