Cara Bilal Hasan Tetap Tenang Jelang Debut UFC: Ingat Salat
Petarung berdarah Indonesia, Bilal Hasan, mengungkap cara tetap tenang jelang debut di UFC. Salat menjadi kunci menjaga hati dan pikiran senantiasa aman.
Bilal Hasan bakal tampil di UFC Fight Night 286 atau UFC Shanghai lawan Nilson Rojas di SPD Bank Oriental Sport Center, Shanghai, China, Sabtu (29/8).
Ini merupakan pertarungan pertama Bilal di ajang resmi UFC setelah mendapat kontrak berlaga usai menang di Dana White Contender Series (DWCS) pada 11 Agustus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang membantu saya [tetap tenang] adalah salat. Saya selalu berusaha untuk salat, latihan, latihan, dan latihan," kata Bilal dalam wawancara virtual, Rabu (26/8).
Menurut petarung 25 tahun itu, mental adalah aspek penting dalam karier Mixed Martial Arts (MMA). Baginya mengasah fisik adalah satu hal, dan menjaga kualitas mental adalah kepingan tak terpisahkan dalam perjalanan hidupnya.
"Saya selalu menjaga kualitas mental. Saya selalu membawa buku catatan dan menulis apa yang saya pikirkan. Saya juga selalu baca buku. Saya melakukan itu sebanyak saya melatih fisik saya," ujarnya.
"Dalam bela diri dan pertarungan, sebanyak 90 persen di dalamnya adalah persoalan mental. Kita tidak bisa mencapai fisik prima jika mental tidak siap," ia menegaskan.
Lebih lanjut, Bilal optimistis kemenangan kembali berpihak padanya di UFC Fight Night 286. Ia tak menargetkan menang cepat pada pertarungan ini karena sadar lawannya punya kualitas sepadan.
Bilal Hasan dan Nilson Rojas sama-sama punya rekor identik 9-0-0. Artinya, duel ini akan jadi penentu bagi kedua petarung dalam meneruskan tren tak terkalahkan di pentas profesional.
"Idealnya memang menang di ronde pertama. Tapi saya tidak ingin buru-buru. Saya ingin relaks dan tetap tenang dalam melakukan ini," ujar dia.
"Ketika saya memulai karier, saya sempat berpikir untuk naik cepat-cepat. Tapi sekarang saya ingin enjoy. Tapi kalau untuk prediksi, saya pikir bisa menang KO di ronde kedua," tegasnya.
(ikw/nva)