HUT RI ke-81, FPTI Kibarkan Bendera Raksasa di Tebing Lembah Harau

CNN Indonesia
Senin, 17 Agu 2026 16:48 WIB
Atlet panjat tebing Indonesia Rahmad Adi Mulyono (kiri) beradu cepat dengan atlet panjat tebing China Peng Wu (kanan) saat babak final Speed putra IFSC Asian Qualifier Jakarta 2023 di Arena Panjat Tebing GBK, Jakarta, Minggu (12/11/2023). Rahmad Adi
Atlet Indonesia beraksi dalam sebuah kejuaraan. (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan menggelar aksi pengibaran bendera raksasa di Tebing Lembah Harau, Sumatra Barat.

Aksi tersebut menjadi salah satu cara FPTI memperingati momentum kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada Senin (17/8).

Melalui unggahan di media sosialnya, FPTI menyebut pengibaran bendera raksasa tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT RI. Kegiatan itu sekaligus menjadi tanda dimulainya persiapan menuju Harau International Festival 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI ke-81, FPTI melaksanakan pengibaran bendera raksasa di Tebing Lembah Harau Sumatra Barat. Selain itu, hal ini juga menandai dimulainya persiapan Harau International Festival 2026 yang akan dilaksanakan pada 3-7 November 2026 mendatang," tulis FPTI.

Harau International Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 3-7 November 2026. Festival tersebut diharapkan menjadi salah satu ajang yang memperkenalkan potensi olahraga panjat tebing sekaligus keindahan Lembah Harau kepada masyarakat luas.

[Gambas:Instagram]

Di sisi lain, FPTI juga tengah mempersiapkan atlet-atlet muda Indonesia untuk tampil di level internasional.

Sebanyak 13 atlet muda Indonesia dikirim ke World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 di Guiyang, China, yang berlangsung pada 21-25 Agustus 2026.

Pelatih kepala timnas panjat tebing Indonesia, Galar Pandu Asmoro, mengatakan skuad Merah Putih terdiri dari enam atlet putra dan tujuh putri.

"Ya benar, kami kirim 13 atlet muda," kata Galar Pandu Asmoro.

Para atlet tersebut akan tampil di kelompok usia U17 dan U19 dengan tiga disiplin, yakni speed, lead, dan boulder.

Indonesia akan mengikuti 14 dari total 16 nomor yang dipertandingkan. Menariknya, nomor speed relay atau estafet untuk pertama kalinya masuk dalam rangkaian Asia Youth Championship.

Sejumlah atlet yang dibawa ke Guiyang antara lain Haddan Malik Baqmuhyibar, Naura, Rerynta, Taqiyya, dan Rizky Aditya.

Haddan menjadi salah satu atlet yang patut diperhatikan. Ia baru saja meraih medali perak nomor speed U19 pada World Climbing Youth Championship Arco 2026 di Italia.

Prestasi tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi persaingan di Guiyang.

Sementara itu, Ardana Cikal Damarwulan juga memiliki catatan positif setelah berhasil menembus final nomor boulder U-17 pada ajang internasional.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/jal)