Petinju Prichard Colon Meninggal Dunia, 11 Tahun Derita Cedera Otak

CNN Indonesia
Jumat, 14 Agu 2026 06:40 WIB
FAIRFAX, VA - OCTOBER 17: Prichard Colon holds the back of his head in a match against Terrel Williams in their super welterweights bout at EagleBank Arena on the campus of George Mason University on October 17, 2015 in Fairfax, Virginia.   Patrick S
Prichard Colon meninggal dunia di usia 33. (Getty Images via AFP/PATRICK SMITH)
Jakarta, CNN Indonesia --

Petinju Prichard Colon meninggal dunia pada usia 33 tahun, Kamis (13/8) waktu setempat. Ia sempat menderita cedera otak selama 11 tahun akibat pertarungan di atas ring.

Kabar duka tersebut disampaikan oleh sang ayah, Richard lewat media sosial miliknya.

"Selamat pagi, semuanya. Dengan perasaan menyesal, saya mengabarkan bahwa putra saya Prichard telah meninggal dunia. Dia kini ada di tempat yang lebih baik," tulis Richard, dikutip dari TMZ.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terima kasih atas cinta dan doa selama bertahun-tahun. Sebisa mungkin, terus sertakan kami alam doa kalian," tulis Richard melanjutkan.

Colon adalah salah satu petinju muda berbakat. Ia sempat mencatat rekor 16-0 dengan 13 di antaranya lewat kemenangan knockout. Namun kariernya berubah 180 derajat usai duel lawan Terrel Williams pada 2015.

Dalam laga itu, Williams sempat melancarkan pukulan ke bagian belakang kepala Colon beberapa kali. Colon juga sempat melontarkan protes pada wasit yang memimpin pertandingan.

Colon juga sempat terjatuh di ronde kesembilan pada laga tersebut. Setelah pertandingan, Colon diketahui mengalami pendarahan otak dan sempat berada dalam kondisi koma selama 221 hari.

Ketika akhirnya sadar, Colon tak sepenuhnya kembali seperti semula. Ia tidak lagi bisa berbicara dan berjalan.

Colon menghabiskan waktu sepenuhnya dengan perawatan dari keluarga. Colon lalu menghembuskan napas terakhir pada 13 Agustus 2026, 11 hari setelah hidup dengan cedera otak.

[Gambas:Video CNN]

(ptr)