Anargya ITS Raih Tiga Penghargaan di Formula SAE Japan 2026

Anargya ITS | CNN Indonesia
Kamis, 13 Agu 2026 18:35 WIB
Arsip Anargya ITS
Foto: Arsip Anargya ITS
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim Anargya EV Team dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi di ajang internasional. Berlaga dengan nomor E21 pada Formula Society of Automotive Engineers (FSAE) Japan 2026, tim mobil formula listrik tersebut berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus.

Berdasarkan pengumuman resmi 24th Formula SAE Japan 2026 Award List, Anargya ITS meraih satu gelar juara pertama dan dua gelar juara kedua. Ketiganya yakni 1st Place Best Three-View Drawing Award, 2nd Place MathWorks Modeling Award, serta 2nd Place PR Award.

Torehan ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus membawa nama Indonesia semakin dikenal di panggung Formula Student dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juara Pertama dari Ketelitian Gambar Teknik

Prestasi pertama diraih melalui Best Three-View Drawing Award. Anargya ITS keluar sebagai juara pertama, mengungguli Nagoya Institute of Technology dan Sophia University.

Kategori ini menilai ketepatan dan presisi gambar teknik kendaraan (tampak depan, samping, dan atas) sebagai representasi akurat dari proses perancangan dan integrasi antar komponen.

Gelar juara pertama ini menegaskan kematangan tim dalam menerjemahkan kendaraan yang kompleks menjadi dokumentasi engineering yang presisi dan mudah dievaluasi juri.

MATLAB dan Simulink Antarkan Anargya ke Podium Kedua

Anargya ITS meraih peringkat kedua MathWorks Modeling Award, di bawah Nagoya Institute of Technology dan di atas Tohoku University.

Penghargaan ini diberikan atas pemanfaatan MATLAB dan Simulink untuk memodelkan accumulator 77S7P, motor controller, dan traction motor, lalu mengorelasikannya dengan data pengujian aktual seperti dynotest dan CAN BMS.

Dari situ, tim mengidentifikasi enam kelompok seri baterai yang membatasi performa accumulator, menggantinya, dan memvalidasi hasilnya lewat simulasi, bukti nyata pendekatan model-test-validate-improve dalam pengembangan kendaraan.

Engineering yang Juga Mampu Dikomunikasikan

Anargya ITS juga meraih 2nd Place PR Award dan menjadi satu-satunya tim Electric Vehicle (EV) yang menerima penghargaan tersebut di FSAE Japan 2026. Capaian ini tidak lepas dari kolaborasi Public Relations dan Visual Media Anargya dalam mengemas serta mengkomunikasikan proses engineering dan inovasi tim kepada publik.

Ketiga penghargaan tersebut mencerminkan kemampuan Anargya dalam desain, pemodelan berbasis data, serta komunikasi publik, sekaligus menjadi capaian membanggakan bagi Indonesia di kancah internasional.

Bersaing di Panggung Engineering Internasional

Formula SAE menuntut setiap tim mahasiswa menjalankan proses pengembangan kendaraan secara menyeluruh, layaknya tim engineering profesional.

Proses tersebut mencakup perancangan, perhitungan, simulasi, manufaktur, pengujian, validasi, hingga dokumentasi dan pertanggungjawaban setiap keputusan engineering di hadapan para juri.

Raihan satu juara pertama dan dua juara kedua menjadi pencapaian penting bagi Anargya ITS, terlebih karena daftar penerima penghargaan pada kelas EV tahun ini juga diisi oleh universitas dengan tradisi engineering yang kuat, seperti Nagoya University, The University of Tokyo, Tohoku University, dan National Taiwan University.

Pencapaian tersebut menjadi hasil dari proses riset dan pengembangan kendaraan listrik yang dilakukan secara berkelanjutan oleh mahasiswa ITS, dengan pengetahuan yang terus terakumulasi lintas generasi tim, mencakup desain mekanik, sistem kelistrikan, baterai, kontrol kendaraan, hingga integrasi sistem.

Dengan pengalaman dari Formula SAE Japan 2026, Anargya ITS akan terus melanjutkan pengembangan teknologi dan performa kendaraan untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Dari bengkel mahasiswa di Kampus ITS Surabaya hingga panggung internasional, perjalanan Anargya ITS menunjukkan bahwa karya engineering mahasiswa Indonesia mampu bersaing ditingkat global. Demikian dilansir dari keterangan resmi dikutip Kamis (13/8).

(inh)