Siap Tempur di UFC, Islam Makhachev Bertekad Membungkam Ian Garry

CNN Indonesia
Selasa, 11 Agu 2026 17:14 WIB
NEW YORK, NEW YORK - NOVEMBER 15: Islam Makhachev celebrates after defeating Jack Della Maddalena of Australia to win the welterweight title during UFC 322 at Madison Square Garden on November 15, 2025 in New York City.   Ishika Samant/Getty Images/A
Islam Makhachev akan menghadapi Ian Garry di UFC 330. (Getty Images via AFP/ISHIKA SAMANT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Islam Makhachev dan Ian Garry akan saling berhadapan dalam laga Ultimate Fighting Championship (UFC) 330 pada 15 Agustus 2026 mendatang di Xfinity Mobile Arena, Philadelpia. Makhachev bertekad membungkam Garry.

Pertandingan tersebut merupakan pertandingan yang paling dinantikan tahun ini. Pasalnya, ini adalah kali pertama Islam Makhachev bertarung mempertahankan gelar.

Islam Makhachev mengklaim bahwa Garry hanya bertingkah seperti penjahat dan bertekad membungkamnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makhachev dalam episode perdana 'UFC Embedded' menjelang UFC 330 menyarankan agar Ian Garry mengurangi porsi wawancara akibat komentar barunya yang menuai pro kontra.

"Dia bertingkah seperti orang jahat," kata petarung asal Dagestan tersebut.

"Saya tahu dia orang yang rendah hati, tapi kalau tidak, saya akan membuatnya rendah hati. Saya akan mencoba mengikutinya, menangkapnya, dan melumpuhkannya. Teman-teman, kita akan membuatnya rendah hati... Kita akan membuatnya bersikap hormat."

Hal itu dipengaruhi sejumlah ucapan kontroversial Garry. Salah satunya adalah ucapan saat ia ingin melubangi kepala Makhachev.

Makhachev ingin pertahankan gelar kelas welter Ultimate Fighting Championship dalam pertandingannya melawan Ian Garry di UFC 330, Philadelphia.

Islam Makhachev ada dalam jajaran 16 kemenangan beruntun, mengimbangi rekor UFC yang dipegang Anderson Silva. Apabila pertandingan melawan Garry meraih kemenangan, maka akan membuatnya melampaui petarung legendaris asal Brasil tersebut.

Islam Makhachev saat ini sudah merasakan gelar juara di dua kelas berbeda. Setelah juara di kelas ringan, Makhachev memutuskan naik kelas ke kelas welter dan langsung merebut sabuk juara dengan mengalahkan Jack Della Maddalena.

[Gambas:Video CNN]

(nam/ptr)