Liverpool Diprediksi Jadi Klub Mengerikan jika Bezos Datang

CNN Indonesia
Selasa, 11 Agu 2026 10:40 WIB
WASHINGTON, DC - JANUARY 20: Guests including Mark Zuckerberg, Lauren Sanchez, Jeff Bezos, Sundar Pichai and Elon Musk attend the Inauguration of Donald J. Trump in the U.S. Capitol Rotunda on January 20, 2025 in Washington, DC. Donald Trump takes of
Jeff Bezos (tengah) diyakini akan membuat Liverpool jadi tim yang mengerikan. (Getty Images via AFP/Pool)
Jakarta, CNN Indonesia --

Liverpool diprediksi menjadi tim yang makin mengerikan jika bos Amazon, Jeff Bezos, resmi membeli saham klub.

Bezos disebut bergabung dengan konsorsium bersama Eduardi Saverin, salah satu pendiri Facebook. Dalam konsorsium ini juga ada Amit Bhatia, mantan pemilik klub Queens Park Rangers.

Konsorsium ini ingin membeli 30 persen saham yang dikuasai Fenway Sports Group. Konsorsium yang dikenal dengan akronim FSG ini adalah pemegang saham pengendali Liverpool. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan kekayaan yang dimiliki ketiga orang kaya dunia ini, dan dengan latar belakang bisnis mereka, The Reds bisa disulap menjadi klub yang mengerikan dalam hal investasi pemain.

Status Real Madrid sebagai klub paling jor-joran dalam belanja pemain hingga dijuluki Los Galacticos, bukan tidak mungkin digeser Liverpool. Sejumlah spekulasi sudah mulai dibicarakan.

Salah satu pemain yang disebut-sebut akan datang setelah Bezos dan kawan-kawan bergabung adalah Bradley Barcola. Pemain PSG ini niscaya dengan senang hati menerima tawaran Liverpool. 

Dilansir dari Sportbible, pada 2028/2029 Liverpool diprediksi punya susunan pemain yang mengerikan untuk bersaing di Liga Inggris, bahkan pentas yang lebih tinggi, Liga Champions.

Untuk posisi bek misalnya, Liverpool bisa menduetkan Alessandro Bastonu dengan Ezri Konsa, kemudian mendatangkan Tino Livramento untuk mengisi pos bek sayap kanan.

Yang pasti, menurut Sportbible, Liverpool akan disulap menjadi klub yang mengerikan dengan datangnya investor baru. Dominasi Manchester City diyakini bakal terhenti. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/rhr)