Eko Yuli Berpotensi Pecahkan Rekor Indonesia di Asian Games 2026
Atlet angkat besi Eko Yuli Irawan berpotensi memecahkan rekor Indonesia saat tampil dalam Asian Games 2026.
Eko Yuli diproyeksi masuk skuad Indonesia dalam Asian Games 2026. Jika tidak ada kendala, atlet asal Lampung tersebut akan tampil pada edisi keenamnya dalam Asian Games.
Dilansir dari kantor berita Antara, Eko Yuli terkonfirmasi masuk daftar skuad angkat besi Indonesia di Asia Games 2026. Atlet 37 tahun ini akan tampil pada kelas 65 kilogram putra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peraih medali perak Olimpiade 2016 dan 2020 ini pertama kali tampil dalam Asian Games pada 2006. Saat itu, ketika Eko Yuli masih 17 tahun, menempati peringkat keenam kelas 56kg.
Empat tahun berselang, Eko meraih medali perunggu. Tampil di kelas 62kg dalam Asian Games 2010 di Guangzhou, China, Eko bisa mengangkat beban 141kg snacth dan 170kg clean and jerk.
Eko kembali membawa pulang perunggu dari kelas yang sama dalam Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Saat itu angkatan beban Eko menjadi 142kg snatch dan 166kg clean and jerk.
Setelah dua kali meraih perunggu, Eko menggapai emas perdananya dalam Asian Games 2018 di Jakarta, Indonesia. Kali ini angkatan beban Eko menjadi 141kg snatch dan 170kg clean and jerk.
Terakhir, dalam Asian Games 2022, Eko tidak meraih medali. Beban angkatan pada snatch sebesar 145kg, tetapi gagal dalam tiga kesempatan clean and jerk, sehingga tidak membukukan total angkatan.
Jika nanti Eko Yuli tampil dalam Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya 2026 pada 19 September-4 Oktober, rekor tampil dalam lima edisi yang dipegangkan akan dipertajam menjadi enam.
(abs)