Erick Thohir Buka Suara Soal Penonton Away di Super League

CNN Indonesia
Jumat, 07 Agu 2026 13:28 WIB
Erick Thohir serahkan keputusan suporter away di Super League kepada I.League dan klub.
Erick Thohir serahkan keputusan suporter away di Super League kepada I.League dan klub. (Foto: Arsip Media PSSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum PSSI Erick Thohir buka-bukaan soal larangan penonton away di Super League untuk musim 2026/2027.

Kehadiran penonton dalam pertandingan tandang masih jadi sorotan untuk Super League 2026/2027. PSSI sudah memberikan lampu hijau untuk masalah ini dengan mencabut larangan tersebut.

Hanya saja menurut Erick Thohir, kebijakan memberlakukan suporter tandang di Super League kini berada di pihak I.League dan klub.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan sudah jelas, kita bicara kepada Liga, bahwa itu Liga bersama klub yang bisa menentukan seperti apa mekanisme suporter," ujar Erick Thohir, Jumat (7/8).

"Dari catatan FIFA, kita sudah mendorong ada keterbukaan. Tetapi tentu, kita bisa lihat dinamika suporter kita sendiri harus benar-benar menjaga keselamatan satu dan lainnya," ucap Erick menambahkan.

Erick Thohir mengatakan, PSSI hanya berharap insiden Stadion Kanjuruhan pada 2022 tidak terluang lagi. Dia juga ingin menjaga keselamatan setiap suporter sepak bola Indonesia.

"Kita tidak mau ada kejadian Kanjuruhan terulang lagi. Yang di mana banyak suporter yang harus meninggalkan tentu orang tua dan lain-lainnya. Kita harus pastikan suporter pulang ke rumah dengan selamat," tutur Erick.

PSSI ingin I.League, klub, dan suporter bisa memahami situasi tersebut. Poin utamanya menghindarkan Indonesia dari sanksi berat FIFA karena kasus suporter.

"Nah ini yang saya minta benar-benar, Liga dan klub-klub mengerti kondisi suporter masing-masing klub. Jangan sampai mengambil keputusan yang sangat membahayakan, sehingga mengorbankan nyawa yang kemudian juga. Kemudian bisa dihukum FIFA lagi di kemudian hari, gitu," ujar Erick.

Dalam kesempatan tersebut Erick Thohir menegaskan persoalan suporter away kini berada di tangan I.League dan klub.

"Kita sudah lepas. Silakan mekanisme dari klub dan Liga masing-masing mengatur konsekuensi daripada masing-masing pertandingan di Liga," papar Erick.

[Gambas:Video CNN]

(abs/jal)