Panitia Beber Alasan Tak Jual Tiket Semifinal Piala Presiden 2026

CNN Indonesia
Senin, 03 Agu 2026 21:47 WIB
Pesepak bola Persebaya Surabaya Ricky Pratama (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persija Jakarta Rio Fahmi (kiri) saat pertandingan Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (26/7/2026). Persebaya Sura
Panitia Piala Presiden 2026 ungkap alasan tak jual tiket semifinal. (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2026 Tsamara Amany menjelaskan alasan pihaknya tak menjual tiket untuk penonton umum.

Tsamara mengatakan keselamatan penonton jadi fokus utama panitia untuk mencegah hal-hal tak diinginkan. Karenanya, tiket tak dilepas untuk umum dan lokasi pertandingan pun digeser ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

"Keselamatan penonton dan suporter jadi topik utama. Saya, Pak Arya [Exco PSSI], dan seluruh tim kepanitiaan, kami selalu beranggapan bahwa menonton bola itu harus aman."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harus nyaman, tenang, dan bahagia. Jadi dalam memiliki pertimbangan tersebut, kemarin sudah disampaikan langsung pemilihan venue oleh ketua Steering Committee [Mauarar Sirait]," kata Tsamara di Jakarta, Senin (3/8).

Sementara Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga menyebut suporter masing-masing tim dipersilakan untuk menggelar nonton bareng atau nobar di domisili masing-masing. Menurutnya, langkah tersebut tak menyurutkan animo turnamen pramusim tersebut.

"Ya, tidak ada penjualan tiket untuk suporter, sederhana kan? Bisa nobar teman-teman ini. Saya lihat kawan-kawan Persib juga mulai buat acara nobar. Jadi buat nobar di tempat masing-masing," ujar Arya.

Semifinal Piala Presiden 2026 akan mempertemukan duel sarat rivalitas klub elite Indonesia. Persija Jakarta akan menghadapi Persib Bandung dan Persebaya Surabaya melawan Arema FC.

Adapun jadwal Persib vs Persija di Piala Presiden 2026 bergulir pada Selasa (4/8) pukul 15.00 WIB dan Persebaya vs Arema pada pukul 19.30 WIB.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/ikw/jun)