PIALA DUNIA 2026

Rekor-rekor Fantastis Spanyol usai Tumbangkan Argentina di Final

CNN Indonesia
Senin, 20 Jul 2026 16:58 WIB
Spain teammates celebrate their victory in the 2026 World Cup final at New York New Jersey Stadium in East Rutherford, New Jersey, U.S., July 19, 2026. REUTERS/Evan Vucci
Timnas Spanyol mengangkat trofi Piala Dunia 2026 usai kalahkan Argentina 1-0 di final. (REUTERS/Evan Vucci)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Spanyol resmi merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026 usai membungkam Argentina dengan skor 1-0 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7) dini hari WIB.

Gol semata wayang dalam pertandingan itu dicetak pemain pengganti Spanyol, Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu, tepatnya menit ke-106.

Selain juara Piala Dunia 2026, gelar individu turnamen ini diborong Spanyol, di mana Unai Simon meraih Golden Gloves atau Sarung Tangan Emas, Pau Cubarsi untuk penghargaan Pemain Muda Terbaik, dan Rodri dinobatkan sebagai pemenang Bola Emas atau Pemain Terbaik di turnamen empat tahunan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gelar juara dunia kedua La Furia Roja ini juga dihiasi dengan sederet angka dan rekor fantastis yang diukir para bintangnya, mulai dari Rodri, Lamine Yamal, Unai Simon, hingga Ferran Torres.

Berikut adalah deretan fakta dan statistik mencengangkan di balik kejayaan Spanyol di Piala Dunia 2026, dikutip situs resmi FIFA:

- 790 Umpan: Rodri mencatatkan rekor luar biasa dengan melepaskan 790 umpan sukses sepanjang turnamen, mematahkan rekor miliknya sendiri di Qatar 2022 (638 umpan) dan Xavi Hernandez di Afrika Selatan 2010 (599 umpan). Pesaing terdekatnya di edisi ini adalah Pau Cubarsi (668) dan Aymeric Laporte (618).

- 750 Menit: Duet lini belakang Spanyol ini mencatatkan menit bermain terbanyak di antara pemain outfield lainnya (750 menit), menyamai catatan gelandang Argentina, Alexis Mac Allister.

- 58 Turnover: Oyarzabal menjadi pemain yang paling sering merebut bola dari penguasaan lawan (58 kali), mengungguli Pedri dan pemain Maroko Neil El Aynaoui (masing-masing 51 kali). Sementara itu, Dani Olmo menjadi pemain dengan catatan tekanan defensif (defensive pressures) tertinggi (305 kali).

- 38 Laga Tak Terkalahkan: Kemenangan di final memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 38 pertandingan internasional beruntun (29 menang, 9 imbang). Catatan ini resmi mematahkan rekor dunia milik Italia (37 laga dari 2018-2021).

- 35 Dribel Sukses: Yamal menjadi raja gocek di turnamen ini dengan 35 dribel sukses, mengungguli Kylian Mbappe (28), Lionel Messi (25), Vinicius Junior (23), dan Jeremy Doku (21).

- 19 Tahun 6 Hari: Yamal menjadi pemain termuda keempat dalam sejarah yang berhasil menjuarai Piala Dunia. Ia hanya kalah muda dari Giuseppe Bergomi (18 tahun), serta dua legenda Brasil, Pele dan Ronaldo (17 tahun). Sementara itu, Pau Cubarsi (19 tahun 178 hari) berada di urutan ketujuh pemain termuda yang mengangkat trofi ini.

- 14 Gol: Spanyol mengemas total 14 gol sepanjang putaran final di Amerika Utara-dua gol lebih banyak dari rekor terbaik mereka di edisi 1986 dan enam gol lebih banyak dari edisi 2010 saat mereka pertama kali menjadi juara dunia.

- 7 Kemenangan Beruntun: Spanyol menyapu bersih tujuh laga dengan kemenangan menuju tangga juara. Catatan ini hanya kalah dari rekor rekor Brasil yang mengemas 11 kemenangan beruntun dari edisi 2002 hingga 2006.

- 7 Clean Sheet & 650 Menit: Kiper Spanyol Unai Simon mengukir rekor abadi dengan mencatatkan 7 kali clean sheet (tak kebobolan) dalam delapan pertandingan-melewati rekor 5 clean sheet yang dipegang para kiper legendaris seperti Iker Casillas, Gianluigi Buffon, hingga Oliver Kahn. Simon juga mematahkan rekor Walter Zenga dengan mencatatkan 650 menit tanpa kebobolan secara beruntun di Piala Dunia.

- 5 Go: Mikel Oyarzabal menyamai rekor gol terbanyak pemain Spanyol dalam satu edisi Piala Dunia (5 gol), bersanding dengan legenda Emilio Butragueno (1986) dan David Villa (2010).

- 2 Pahlawan dari Bangku Cadangan: Ferran Torres menjadi pemain pengganti kedua dalam sejarah yang mencetak gol penentu kemenangan di final Piala Dunia setelah Mario Gotze (Jerman, 2014).

- 1 Kebobolan: Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Ini merupakan rekor kebobolan tersedikit bagi sebuah tim yang keluar sebagai juara dunia, melampaui rekor Prancis (1998), Italia (2006), juga Spanyol (2010) sendiri yang kala itu kebobolan dua gol.

[Gambas:Video CNN]

(wiw/jun) Add as a preferred
source on Google