Deschamps: Prancis dan Inggris Ogah-ogahan Rebut Peringkat Ketiga

CNN Indonesia
Sabtu, 18 Jul 2026 18:20 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Semi Final - France v Spain - Dallas Stadium, Arlington, Texas, U.S. - July 14, 2026 France's Kylian Mbappe and Desire Doue look dejected after the match IMAGN IMAGES via Reuters/Maria Lysaker
Penyerang Prancis Kylian Mbappe (kiri) saat kalah di semifinal Piala Dunia 2026. (IMAGN IMAGES via Reuters/MARIA LYSAKER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps menyebut timnya dan Inggris sama-sama lesu untuk memperebutkan peringkat ketiga Piala Dunia 2026.

Prancis dan Inggris masih harus menjalani satu laga terakhir pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Minggu (19/7) dini hari WIB. Namun Deschamps berpendapat kedua kubu tak menggebu-gebu jelang laga.

"Saya punya tanggungjawab untuk pertandingan ini. Laga ini bukan persahabatan, ini duel perebutan tempat ketiga. Pemain, staf, dan saya punya tugas terakhir untuk ini meski tak lebih penting daripada final."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Inggris enggan main di laga seperti ini, kami juga sama. Tapi toh kami sudah di sini," kata Deschamps dikutip dari NDTV.

Meski terkesan tak berapi-api, Deschamps menegaskan bakal mengincar kemenangan kontra The Three Lions. Bagaimanapun, ia ingin hasil maksimal dipetik dari setiap pertandingan.

"Kami menaruh target untuk menduduki peringkat ketiga dan mewujudkan ambisi terakhir itu. Kami punya tugas memakai jersey ini," ucapnya.

Duel Prancis vs Inggris sekaligus akan jadi penutup lembaran Deschamps sebagai pelatih Les Bleus. Berada di balik kemudi sejak 2012, juru taktik 57 tahun itu memutuskan berpisah setelah Piala Dunia 2026. Era berikutnya akan ditangani oleh Zinedine Zidane.

Menjelang laga perpisahan, Deschamps tak ingin larut dalam kesedihan. Setelah mempersembahkan gelar Piala Dunia pada 2018, Deschamps pamit pergi.

"Di kepala saya, saya sadar ini adalah laga terakhir saya [sebagai pelatih Prancis]. Saya tidak mau semua orang menangis. Titik akhir sudah dekat tapi kehidupan tetap berlanjut," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/ikw/rhr) Add as a preferred
source on Google