Tuchel: Tak Ada Pemain Prancis dan Inggris yang Mau Main di Laga Ini

CNN Indonesia
Sabtu, 18 Jul 2026 08:45 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Semi Final - England v Argentina - Atlanta Stadium, Atlanta, Georgia, U.S. - July 15, 2026
England's Ezri Konsa looks dejected after the match as England are eliminated from the World Cup REUTERS/Amanda Perobe
Inggris akan menghadapi Prancis di laga perebutan tempat ketiga. (REUTERS/Amanda Perobelli)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Inggris Thomas Tuchel secara realistis mengungkapkan bahwa duel perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 merupakan duel yang tak diinginkan oleh kedua tim.

Duel perebutan peringkat ketiga adalah duel yang mempertemukan dua tim yang kalah di babak semifinal. Karena itu, Tuchel menganggap laga perebutan tempat ketiga adalah laga yang berat dijalani para pemain.

"Tidak ada pemain kami ataupun pemain Prancis yang ingin bermain di laga ini."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka ingin bermain di final. Kami memberikan segalanya untuk bisa mencapai itu. Semua ingin bermain untuk memenangkan Piala Dunia, namun inilah keadaannya," ucap Tuchel seperti dikutip dari Opta.

Dalam sejarahnya, Inggris sendiri belum pernah merasakan posisi peringkat ketiga. Mereka dua kali tampil di perebutan peringkat ketiga tetapi selalu kalah.

Momen pertama terjadi di Piala Dunia 1990 ketika mereka kalah dari Italia. Sedangkan momen kedua terjadi di Piala Dunia 2018 ketika mereka tumbang di hadapan Belgia.

Banner Gempita Bola 2026

Inggris gagal lolos ke final Piala Dunia 2026 usai kalah dari Argentina di babak semifinal. Meski sempat unggul lebih dulu lewat Anthony Gordon, Inggris kebobolan oleh gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez di pengujung laga.

Akibat kekalahan itu, mimpi Inggris untuk kembali memenangkan Piala Dunia harus tertunda. Dalam sejarah, Inggris hanya satu kali memenangkan Piala Dunia yaitu pada 1966 saat mereka jadi tuan rumah.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/abs) Add as a preferred
source on Google