Neville Serang Tuchel soal DNA Timnas Inggris

CNN Indonesia
Sabtu, 18 Jul 2026 07:00 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Semi Final - England v Argentina - Atlanta Stadium, Atlanta, Georgia, U.S. - July 15, 2026 England manager Thomas Tuchel reacts as he walks off the pitch after the first half REUTERS/Agustin Marcarian
Gary Neville mengkritik Thomas Tuchel soal DNA tim nasional Inggris di Piala Dunia 2026. (REUTERS/Agustin Marcarian)
Jakarta, CNN Indonesia --

Legenda Manchester United, Gary Neville menyerang Thomas Tuchel terkait komentarnya soal genetika atau DNA timnas Inggris usai kekalahan di semifinal Piala Dunia 2026.

Neville mengaku terganggu dengan komentar tersebut. Pasalnya, Neville menilai Tuchel melakukan sejumlah kesalahan dalam pengambilan keputusan. Hal itu yang kemudian berdampak pada cara main Inggris saat sudah unggul 1-0.

"Saya sangat bermasalah dengan itu. Dia tidak memasukkan Kobbie Mainoo, sosok yang bisa menahan bola lebih baik dari lainnya. Dia tidak memasukkan Bukayo Saka, yang juga lebih baik dalam urusan menahan bola dibanding lainnya."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selain itu juga dia tidak membawa Phil Foden, Cole Palmer, Adam Wharton, Morgan Gibbs-White dan Trent Alexander-Arnold, sosok pemain yang memiliki teknik bagus. Dia meninggalkan barisan pemain yang punya talenta bagus," ucap Neville.

Neville juga menilai keputusan Tuchel memainkan pemain-pemain yang punya tipe bertahan sebagai sebuah keputusan yang salah.

"Saya sempat berpikir bahwa Tuchel mengingat kembali keputusannya dan berpikir: 'Apakah saya mengirim pesan yang tepat pada para pemain setelah unggul?' [Karena dia] Menempatkan tiga pemain bertahan sampai akhirnya dia kembali memasukkan penyerang."

"Saya mengatakan ini dengan tidak meledak-ledak, dia [Tuchel] akan menyesali ini. Dia memberikan pesan pada pemain untuk bertahan [di lini tengah], dan mereka malah bertahan lebih dalam di kotak penalti, dan Tuchel tidak benar-benar membantu dengan pergantian yang ia lakukan," kata Neville.

Sebelumnya, Tuchel mengatakan bahwa dirinya tidak menginstruksikan Inggris untuk bertahan lebih dalam melainkan keadaan di lapangan memang sudah demikian karena tekanan Argentina.

Tuchel juga menyinggung DNA timnas Inggris yang tidak terbiasa melakukan penguasaan bola seperti Spanyol atau terus berusaha ngotot mendapatkan bola untuk menguasai permainan seperti Argentina dan Brasil.

Banner Gempita Bola 2026

Setelah kalah dari Argentina, Inggris masih punya satu pertandingan lagi yaitu duel lawan Prancis untuk perebutan tempat ketiga. Duel Prancis vs Inggris akan digelar pada Minggu (19/7) pukul 04.00 pagi WIB.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/abs) Add as a preferred
source on Google