Marquez Pilih Merendah usai Dijagokan Juara Motogp 2026

CNN Indonesia
Selasa, 14 Jul 2026 13:43 WIB
Marc Marquez mencoba mengabaikan isu peluang juara MotoGP 2026.
Marc Marquez mencoba mengabaikan isu peluang juara MotoGP 2026. (REUTERS/Annegret Hilse)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nama Marc Marquez kembali dijagokan juara MotoGP 2026 setelah memenangkan MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, akhir pekan lalu. Akan tetapi Marc Marquez memilih merendah.

Setelah MotoGP Italia, jarak Marc Marquez dengan pemuncak klasemen masih 102 poin. Marc Marquez perlahan mengejar ketinggalan dalam persaingan gelar juara musim ini.

Kemenangan di MotoGP Jerman membuat Marquez menempati peringkat ketiga klasemen sementara hanya berselisih 18 poin dari Jorge Martin yang jadi pemuncak klasemen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marco Bezzecchi yang sebelumnya kukuh di posisi pertama harus tergusur usai mengalami kecelakaan dalam kualifikasi di Sachsenring dan absen dalam sprint race serta balapan utama MotoGP Jerman.

Dengan hanya berjarak 18 poin dan Bezzecchi yang cedera, kans Marquez back to back juara makin menguat. Akan tetapi, Marquez memilih tidak banyak bicara soal gelar juara.

"Saya tidak mengerti apa pun. Saya sudah mengatakan itu di balapan terakhir. Tetapi kami mencoba menyerang di tempat yang saya rasa baik dan mencoba bertahan ketika kami menghadapi trek yang sulit," ujar Marquez dikutip dari Crash.

"Memang benar jika kami ingin berjuang untuk juara, saya perlu meningkatkan beberapa poin, lengan kanan. Itulah satu-satunya poin yang perlu saya tingkatkan," ucap Marquez menambahkan.

Setelah MotoGP Jerman, MotoGP 2026 akan jeda hampir satu bulan dan kembali lagi di MotoGP Inggris pada 9 Agustus mendatang. Marquez akan memanfaatkan waktu libur itu dengan tetap bekerja keras memperkuat kelemahannya pada musim ini.

Banner Gempita Bola 2026

"Jadi, selama liburan musim panas ini, saya akan beristirahat, tentu saja, karena secara mental saya membutuhkan itu," ujar Marquez.

"Tetapi saya perlu bekerja sangat keras pada lengan kanan, terutama pada titik-titik lemahnya, karena ada beberapa titik di mana saya hanya mengendarai sepeda; saya berada di atas sepeda, tetapi saya tidak (optimal) bermain dengan tubuh saya. Jadi, di situlah saya ingin memperbaikinya," kata Marquez melanjutkan.

[Gambas:Video CNN]

(sry/rhr) Add as a preferred
source on Google