Kata-kata Jude Bellingham usai Jadi Pahlawan Inggris Depak Norwegia
Jude Bellingham tampil sebagai pahlawan yang sukses mengantarkan Timnas Inggris menembus babak semifinal Piala Dunia 2026.
Dua gol dari bintang Real Madrid tersebut sukses membalikkan kedudukan untuk menyudahi perlawanan sengit Norwegia dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu (extra time), Minggu (12/7) pagi WIB.
Kekalahan dramatis ini sekaligus mengubur mimpi besar Norwegia yang tengah mengincar tiket semifinal untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di turnamen akbar empat tahunan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tambahan dua gol ini membuat Bellingham kini sejajar dengan rekan setimnya, Harry Kane, dengan koleksi enam gol sepanjang turnamen sepak bola yang bergulir di Amerika Utara.
Mereka berdua berada di belakang Kylian Mbappe (Prancis) dan Lionel Messi (Argentina) yang masih memimpin bursa top skor dengan delapan gol. Sebelumnya, Bellingham juga memborong dua gol saat Inggris mendepak tim tuan rumah Meksiko di babak 16 besar.
Usai laga, Bellingham tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas mentalitas baja yang ditunjukkan oleh seluruh elemen timnas Inggris sepanjang laga melelahkan di Stadion Miami tersebut.
"Karakter dan kegigihan yang luar biasa [yang meloloskan kami]. Bahkan ketika taktik tidak berjalan dengan baik, kami tetap memberikan seluruh kemampuan yang kami miliki di atas lapangan. Saya sangat bangga dengan tim ini," ujar Jude Bellingham emosional, seperti dilansir situs FIFA.
"Ini adalah kemenangan untuk semua orang. Seluruh negara memenangkan laga ini, semua orang yang berdiri di belakang kami, suporter, hingga jajaran staf pelatih," pungkasnya.
Keberhasilan ini mengantarkan Inggris mencatatkan penampilan semifinal kedua mereka dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir. Pasukan Tiga Singa kini bersiap terbang ke Atlanta untuk laga semifinal menantang pemenang laga antara Argentina kontra Swiss.
Skuad asuhan Thomas Tuchel kini selangkah lebih dekat untuk mengakhiri puasa gelar final Piala Dunia yang belum pernah lagi mereka rasakan sejak menjadi juara pada edisi 1966 silam.
(wiw/ptr) Add
as a preferred source on Google
