Pelatih Maroko Akui Kehebatan Mbappe dan Prancis di Piala Dunia 2026

CNN Indonesia
Jumat, 10 Jul 2026 09:41 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Quarter Final - France v Morocco - Boston Stadium, Foxborough, Massachusetts, U.S. - July 9, 2026 Morocco's Gessime Yassine looks dejected after the match as Morocco are eliminated from the World Cup REUTERS/Br
Maroko tersingkir dari Piala Dunia (REUTERS/Brian Snyder)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi mengakui kehebatan Kylian Mbappe dan Prancis saat mereka tersisih di perempat final Piala Dunia 2026.

Maroko harus pulang dari Piala Dunia 2026 usai kalah 0-2 dari Prancis. Ouahbi menyebut mereka sudah berusaha keras untuk lepas dari tekanan dan meraih kemenangan.

"Tentu saja kami ingin menang hari ini. Kami melakukan segalanya untuk bisa menang, namun kami menghadapi lawan yang sangat sulit. Jelas ini sebuah kekecewaan, tentu saja, namun kami akan terus bekerja keras untuk masa depan."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tahu bahwa kami bukan hanya mewakili satu negara. Kami mewakili orang-orang Maroko, banyak negara di Asia dan Afrika. Banyak orang yang melihat diri mereka di dalam tim ini dan kami akan bekerja keras untuk memenangkan gelar ini di masa depan," tutur Ouahbi seperti dikutip dari situs FIFA.

Lebih lanjut, Ouahbi mengakui bahwa sejak babak pertama, mereka sudah kesulitan menghadapi gempuran Prancis. Namun berkat kegemilangan Bono, skor masih imbang 0-0 di akhir babak pertama.

Sedangkan di babak kedua, ketika Ouahbi merasa Maroko bermain lebih baik, mereka justru harus menerima kenyataan bahwa Mbappe menunjukkan kegemilangan dari segi individu.

Banner Gempita Bola 2026

"Kami harus mengakui bahwa kami menghadapi lawan yang sangat bagus. Kami kesulitan di babak pertama dan keberhasilan Bono menggagalkan penalti membuat kami masih bertahan di permainan tadi."

"Namun pada akhirnya aksi individu yang brilian dari Mbappe [yang jadi perbedaan]. Ini jelas sulit namun kami harus terus bekerja keras [untuk masa depan]. Kami butuh lebih banyak opsi di bangku cadangan ketika kami memiliki masalah cedera, akumulasi, ataupun kelelahan. Dan tentu saja kami kecewa," ucap Ouahbi.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/sry) Add as a preferred
source on Google