Perempat Final Piala Dunia 2026: Bentrok Tim Juara vs Kuda Hitam

CNN Indonesia
Kamis, 09 Jul 2026 00:06 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Round of 32 - Ivory Coast v Norway - Dallas Stadium, Arlington, Texas, U.S. - June 30, 2026 Norway's Erling Haaland celebrates scoring their second goal REUTERS/Hannah Mckay
Norwegia menadi salah satu kudu hitam yang berpeluang menaklukkan tim juara di Piala Dunia 2026. (REUTERS/Hannah McKay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah kebetulan, perempat final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan empat tim yang pernah juara melawan tim berstatus kuda hitam.

Empat tim yang pernah juara tersebut adalah Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris. Adapun empat tim yang belum pernah juara adalah Maroko, Belgia, Swiss, dan Norwegia.

Prancis adalah pemilik dua bintang, yakni edisi 1998 dan 2018. Dalam dua edisi terakhir Les Bleus lolos ke babak final secara beruntun, dan ingin mencapai hal sama pada edisi kali ini. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lawan yang akan dihadapi Prancis adalah Maroko, tim asal Afrika. Pada 2022 Maroko menembus semifinal. Saat itu Maroko ditaklukkan Prancis, 2-0. Maroko ingin revans di edisi ini.

Adapun Spanyol baru memiliki satu bintang, yang diraih bersama generasi emas pada 2010. La Roja percaya diri bisa mengulang kisah 16 tahun lalu, sebab performa tim sedang menyala.

Spanyol tidak terkalahkan dalam 35 pertandingan terakhir, sejak kekalahan 0-1 dari Kolombia pada 22 Maret 2024. Lawan yang akan dihadapi adalah Belgia yang angin-anginan. 

Kemudian Inggris adalah peraih satu bintang Piala Dunia, yakni pada 1966. Karena itu dalam setiap edisi Inggris selalu dibumbui 'football is coming home' untuk pengingat sudah lama nirgelar.

Lawan yang akan dihadapi Inggris adalah Norwegia. Inggris mungkin favorit, tetapi The Viking punya potensi mengejutkan. Erling Haaland sama sekali tanpa beban dalam ajang ini.

Banner Gempita Bola 2026

Terakhir ada sang juara bertahan yang telah tiga kali jadi juara dunia (1978, 1986, dan 2022). Dan, lawan yang akan dihadapi adalah tim paling tidk diperhitungkan, Swiss.

Akankah para juara terhenti di babak perempat final atau empat kuda hitam membuat kejutan melaju ke semifinal? Jawabannya akan diketahui mulai Jumat hingga Minggu waktu Indonesia.

(abs/wiw) Add as a preferred
source on Google