Devin/Faathir Janji Evaluasi usai Jadi Runner-up Macau Open 2026

CNN Indonesia
Minggu, 21 Jun 2026 19:36 WIB
Ilustrasi Olahraga Bulutangkis
Ilustrasi. Ganda putra Indonesia, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan runner up Macau Open 2026. (annca/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ganda putra Indonesia, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan berjanji melakukan evaluasi usai jadi runner-up Macau Open 2026.

Devin/Faathir mencapai final pertama mereka di turnamen BWF Super 300. Mereka harus mengakui keunggulan wakil Korea Selatan, Jin Yong/Lee Jongmin lewat laga dramatis 21-18, 19-21, 10-21 di Macao East Asian Games Dome, Minggu (21/6).

Meski menorehkan pencapaian baru, Faathir ingin lebih baik lagi di kemudian hari. Kekalahan di partai final dijadikan pelajaran penting bagi pasangan peringkat ke-36 di dunia itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah yang pasti bangga bisa jadi finalis di BWF Super 300 pertama saya, Banyak pelajaran mahal yang saya dapat pastinya," kata Faathir.

"⁠Untuk kedepannya evaluasi kami yang penting fokusnya dulu, karena kami sering sekali ketika sudah unggul malah tersusul," kata Faathir dalam keterangan tertulis PBSI.

Faathir berpendapat, dirinya dan Devin masih perlu memperbaiki aspek kepercayaan diri. Menurutnya, lawan tampil lebih tangguh ketika lebih luwes dalam menerima serangan lawan.

"Tadi setelah berhasil mengejar ketertinggalan di game kedua lawan lebih percaya diri jadi lebih kuat dari segi defence-nya," ujar Faathir.

Sedangkan menurut Devin, mempertahankan fokus adalah faktor yang perlu ditingkatkan pada turnamen berikutnya. Terutama dalam posisi sengit, atlet jebolan PB Djarum itu masih kewalahan ketika gerak-gerik lawan lebih dinamis.

"Lawan kami cukup kuat. Untuk kendala kami tadi adalah hilang fokus dan kurang tenang saat terkejar," ucapnya.

"Lawan unggul dalam kekuatan dan tahan di lapangan. mereka lebih tenang saat poin tertinggal maupun saat poin unggul," ia menambahkan.

(ikw/dal) Add as a preferred
source on Google