PIALA DUNIA 2026

Makna Mendalam Pin Emas '168' yang Dipakai Para Pemain Timnas Iran

CNN Indonesia
Minggu, 21 Jun 2026 21:00 WIB
Makna Mendalam Pin Emas '168' yang Dipakai Para Pemain Timnas Iran
Para pemain Timnas Iran di Piala Dunia 2026. (REUTERS/Matthew Childs)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penampilan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 terus menjadi sorotan, bukan hanya karena performa mereka di lapangan, melainkan karena sebuah simbol kecil yang memicu perdebatan politik besar.

Melansir The Tab, seluruh penggawa Iran terlihat mengenakan pin emas bertuliskan "#168" di pakaian resmi mereka selama berada di Piala Dunia 2026.

Pin tersebut pertama kali terlihat saat skuad besutan Team Melli mendarat di Tijuana, Meksiko, pada 7 Juni lalu. Di tengah persiapan mereka menghadapi Belgia hari ini, makna di balik angka tersebut mulai terungkap ke publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di balik desainnya yang sederhana dengan angka emas, pin tersebut membawa pesan duka mendalam. Angka 168 merujuk pada jumlah korban jiwa dalam tragedi serangan udara gabungan Amerika Serikat-Israel yang menghantam sebuah sekolah dasar di kota Minab, Iran, pada Februari 2026 lalu.

Mayoritas korban tewas dan luka dalam serangan udara mengerikan tersebut adalah anak-anak sekolah dasar.

Di sisi lain, baik pemerintah AS maupun Israel hingga hari ini belum atau tidak mengambil tanggung jawab atas tragedi tersebut, meskipun pemerintahan Donald Trump menyatakan bahwa mereka sedang melakukan investigasi internal.

Sebelum aksi pin ini, Timnas Iran sebenarnya sudah sempat memperingati tragedi duka ini dalam laga uji coba pada Maret lalu. Saat lagu kebangsaan dikumandangkan, para pemain berdiri sambil memegang tas sekolah berwarna merah muda dan ungu milik anak-anak.

Penggunaan pin bermuatan politis dan emosional ini langsung memicu pertanyaan apakah Iran melanggar regulasi resmi turnamen empat tahunan ini.

Berdasarkan aturan ketat FIFA mengenai atribut tim, terdapat pasal yang menyatakan secara eksplisit:

"Segala bentuk perlengkapan tim (equipment) tidak boleh memuat slogan, pernyataan, atau gambar yang bernilai politik, agama, maupun personal."

Hingga saat ini, FIFA belum menjatuhkan sanksi atau denda apa pun kepada Federasi Sepak Bola Iran. Namun, seperti yang diduga, aksi penggunaan pin ini langsung mendapat respons negatif dan kecaman keras dari kelompok sayap kanan di Amerika Serikat.

Ketegangan geopolitik ini juga berdampak langsung pada logistik timnas Iran selama turnamen. Pemerintah AS menerapkan pembatasan perjalanan yang sangat ketat bagi seluruh skuad Iran.

Akibatnya, Iran dipaksa bermarkas di Meksiko dan harus terbang bolak-balik setiap kali akan melakoni pertandingan. Pihak Federasi Sepak Bola Iran pun telah menyatakan rencana mereka untuk mengajukan protes resmi kepada FIFA terkait perlakuan tidak adil ini.

"Federasi percaya pembatasan ini tidak konsisten dengan prinsip keadilan bagi seluruh tim peserta dan secara negatif mempengaruhi proses persiapan tim. Namun, di luar keterbatasan ini, Timnas Iran akan tetap fokus penuh pada pertandingan," bunyi pernyataan resmi federasi.

(wiw/ptr) Add as a preferred
source on Google