Reaksi Kone usai Patah Tulang: Allah Tak Pernah Mengecewakan Saya

CNN Indonesia
Sabtu, 20 Jun 2026 09:17 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Group B - Canada v Qatar - BC Place, Vancouver, Canada - June 18, 2026
Canada's Ismael Kone is stretchered off after sustaining an injury IMAGN IMAGES via Reuters/Anne-Marie Sorvin
Pemain Kanada Ismael Kone ditandu karena cedera patah tulang kaki. (IMAGN IMAGES via Reuters/ANNE-MARIE SORVIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemain Kanada, Ismael Kone memberi kata-kata setelah mengalami patah tulang kaki di Piala Dunia 2026.

Cedera parah dialami Ismael Kone saat menghadapi Qatar pada lanjutan babak penyisihan Grup B di Stadion BC Place Vancouver, Jumat (19/6) WIB. Ismael Kone kena tekel keras pemain Qatar, Assim Madibo, lima menit jelang sepak mula babak kedua.

"Allah tidak pernah mengecewakan saya. Sepanjang hidup, tak pernah sekalipun [dibuat kecewa]. Jadi mengapa meragukannya?" tulis Kone di Instagram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kone berserah diri terhadap kejadian terhadapnya. Ia yakin sang Pencipta sudah punya rencana terbaik di balik takdirnya di Piala Dunia 2026.

"Dia punya rencana dan visi untuk kita semua. Perjuangan ini adalah ujian untuk keimanan dan karakter saya. Dan sejujurnya, saya siap dengan hal ini karena Allah tidak pernah memberi ujian di luar batas kemampuan. Mendapat ujian adalah seperti mendapat hadiah dari tuhan," ujarnya.

Lebih lanjut, Ismael Kone mengucapkan terima kasih kepada segala dukungan publik. Pemain 24 tahun itu bersyukur dengan sokongan moral mengalir deras untuknya.

"Cinta dan dukungan begitu terasa dan saya berterima kasih. Anda tidak bisa bayangkan betapa saya bersyukur kepdaa semua orang dengan segala perhatian, dukungan, dan doa dari mereka. Saya bersyukur kepada tuhan karena tidak semua orang bisa seberuntung ini," tuturnya.

[Gambas:Instagram]

Banner Gempita Bola 2026

Penggawa Sassuolo itu bahkan sempat berkelakar untuk sejenak berperan sebagai asisten pelatih dengan kondisinya saat ini. Ia berjanji akan berjuang maksimal untuk bisa kembali merumput di lapangan.

"Untuk semua saudara-saudara di Kanada. Saya harus berubah jadi asisten pelatih dan mendukung kalian di pinggir lapangan. saya ingin kalian tahu bahwa saya mencintai kalian dari lubuk hati terdalam dan persaudaraan ini segalanya bagi saya."

"Semua perhatian kalian kemarin akan saya ingat selamanya. Saya akan segera kembali dan menorehkan memori bersama lagi," tulis Kone.

Dukungan juga mengalir dari kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes. Keduanya sama-sama membela klub Serie A, Sassuolo.

"Tetap kuat kawan," tulis Jay Idzes.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/ikw/rhr) Add as a preferred
source on Google