Alasan Bendera Arab Saudi Dapat Perlakukan Khusus di Piala Dunia 2026

CNN Indonesia
Kamis, 18 Jun 2026 22:25 WIB
MIAMI, FLORIDA - JUNE 15: Players and match official line up before the FIFA World Cup 2026 Group H match between Saudi Arabia and Uruguay at Miami Stadium on June 15, 2026 in Miami, Florida.   Molly Darlington/Getty Images/AFP (Photo by Molly Darlin
Bendera Arab Saudi diperbolehkan tidak menyentuh rumput di Piala Dunia 2026. (Getty Images via AFP/MOLLY DARLINGTON)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bendera Arab Saudi mendapat perlakukan khusus saat tim mereka menghadapi Uruguay pada Grup H Piala Dunia 2026, Selasa (16/6) pagi WIB.

Dalam pertandingan di Stadion Hard Rock tersebut, Arab Saudi berhasil membuat kejutan dengan mengimbangi Uruguay 1-1.

Arab Saudi bahkan unggul lebih dulu dengan gol Abdulelah Al Amri pada menit ke-41. Uruguay baru bisa mencetak gol balasan pada menit ke-80 lewat aksi Maximiliano Araujo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertandingan kedua Grup H mendapatkan perlakuan berbeda dari FIFA, terutama dalam acara seremonial sebelum kickoff.

Dalam laga-laga sebelumnya selama Piala Dunia 2026, bendera tim yang berlaga akan diletakkan di rumput ketika menyanyikan lagu kebangsaan. Sementara para pembawa bendera akan berdiri di pinggir bendera tersebut.

Namun, bendera Arab Saudi dan Uruguay mendapatkan perlakuan yang berbeda. Bendera Arab Saudi sengaja diangkat tinggi tanpa menyentuh rumput.

Dikutip dari Royanews, keputusan FIFA itu karena mempertimbangkan budaya dan agama dalam menangani bendera Arab Saudi.

"Bendera Arab Saudi secara resmi memuat deklarasi keimanan Islam, yang mengharuskan bendera tersebut diperlakukan dengan sangat hati-hati dan dilindungi dari praktik-praktik yang dapat dianggap mengurangi makna simbolis dan religiusnya," tulis Roya.

Secara historis, otoritas Arab Saudi mempertahankan pedoman ini di seluruh acara olahraga dan kegiatan resmi internasional, guna memastikan lambang nasional tidak ditempatkan pada produk atau material yang mungkin diinjak, rusak, atau diperlakukan dengan cara yang tidak hormat.

Laporan serupa diungkapkan Sportbible. Dalam pemberitaan itu disebutkan, bendera hijau Arab Saudi memuat 'Syahadat' yang merupakan pernyataan keimanan dalam Islam, yakni 'Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah' yang dianggap suci.

Banner Gempita Bola 2026

Untuk menjaga kesetaraan sebagai peserta Piala Dunia 2026, bendera Uruguay juga mendapatkan perlakuan sama dengan Arab Saudi.

Dengan alasan yang sama, bendera Arab Saudi juga tidak pernah dikibarkan setengah tiang selama masa berkabung dan tidak dipajang terbalik. Selain itu, penggunaan bendera Saudi untuk komersial sangat dibatasi dan tidak pernah digunakan pada bola sepak.

[Gambas:Video CNN]

(jun) Add as a preferred
source on Google