PIALA DUNIA 2026

Profil Vozinha, Kiper 40 Tahun Cape Verde yang Bikin Spanyol Frustrasi

CNN Indonesia
Selasa, 16 Jun 2026 01:40 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Group H - Spain v Cape Verde - Atlanta Stadium, Atlanta, Georgia, U.S. - June 15, 2026 Cape Verde's Vozinha celebrates with their national flag after the match REUTERS/Bernadett Szabo
Vozinha memainkan peran penting saat Cape Verde menahan imbang Spanyol. (REUTERS/Bernadett Szabo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 antara Spanyol kontra Cape Verde yang berakhir imbang 0-0, nama Vozinha mungkin jadi akrab di mata penonton.

Hal itu karena Vozinha adalah kiper Cape Verde yang gawangnya terus diserang Spanyol, tapi tak juga bobol. Performa Vozinha yang sudah berusia 40 tahun terbilang apik membendung serangan La Furia Roja.

Beberapa kali Vozinha jadi pahlawan menyelamatkan gawangnya dari peluang-peluang yang diperoleh Rodri dan kawan-kawan. Penampilannya pun langsung mencuri perhatian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyelamatan-penyelamatannya membuat para pemain bintang Spanyol frustrasi. Nama Vozinha juga terbilang unik.

Nama asli kiper veteran ini osimar Jose Evora Dias. Dalam bahasa Inggris, Vozinha berarti "Voice" atau Sang Suara, sebuah nama yang sangat pas untuk merepresentasikan perannya sebagai pemimpin di lapangan.

Dia merumput untuk klub kasta kedua Liga Portugal. Vozinha juga menceritakan bahwa julukan tersebut melekat sejak masa kecilnya di Pulau Sao Vicente.

"Julukan itu ada karena kakek dan nenek saya. Saya tidak pernah tinggal bersama orang tua. Saat saya lahir, ayah saya berada di militer dan ibu saya harus bekerja keras, jadi saya tumbuh besar bersama mereka," ungkap Vozinha kepada FIFA, seperti dilansir Olympics

Julukan masa kecil ini terus dibawanya hingga ia memulai karier profesional di luar negeri saat memperkuat klub Angola, Progresso. Di sana, ia terpaksa meresmikan nama panggilan tersebut karena alasan yang unik.

"Di Cape Verde tidak ada yang memanggil nama asli saya. Awalnya saya sempat kesal dengan julukan itu. Namun, saat tiba di Angola, ada kiper lain bernama Josimar. Saya menolak memakai nama 'Josimar II' di jersei. Karena semua orang di kampung halaman mengenal saya sebagai Vozinha, akhirnya saya pakai nama itu," ujarnya.

Loyalitas dan ketangguhan Vozinha di bawah mistar gawang tidak perlu diragukan. Ia melakoni debut bersama tim nasional 14 tahun lalu dan telah mencatatkan lebih dari 80 penampilan bersama skuad Blue Sharks.

[Gambas:Instagram]

Meski telah kenyang pengalaman di empat turnamen Piala Afrika, ini merupakan panggung Piala Dunia pertama sepanjang kariernya. Kesuksesan Cape Verde menahan favorit juara Spanyol membuat penampilan Vozinha di laga-laga Piala Dunia 2026 dinantikan.

Pada laga Grup H berikutnya, Cape Verde harus menghadapi Uruguay dan Arab Saudi, dan memaksimalkan hasil pertemuan dengan kedua tim bila ingin memelihara kans ke fase knock-out Piala Dunia 2026.

[Gambas:Video CNN]

(wiw/wiw) Add as a preferred
source on Google